| Pelaku PETI di Bukit Fakirum dan Lamunga Taliwang akan Ditertibkan |
|
|
|
| Oleh Ardianto |
| Selasa, 08 Februari 2011 20:14 |
Taliwang, Sumbawanews.com.- Maraknya aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi diwilayak Kabupaten Sumbawa Barat, membuat pemerintah daerah akan mengambil sikap tegas pada para pelaku penambangan.Hal ini diungkapkan oleh kepala bidang kehutanan, dinas kehutanan KSB, Ir. Sumbawanto,MM, pada wartawan usai menghadiri pertemuan tim penertiban PETI di gedung setda KSB, Selasa (8/2) “Kita akan turun ke lapangan bersama tim kehutanan propinsi pada hari kamis, 10 februari mendatang untuk menertibkan penambang yang saat ini beropersi di dalam kawasan hutan lindung.” Ungkapnya. Dalam operasi pertama dengan melibatkan pihak propinsi itu, akan difokuskan pada dua tempat, yakni bukit Fakirum kelurahan Sampir dan Bukit Lamunga Desa Batu Putih kecamatan Taliwang. “Kegiatan penambangan disana akan kita hentikan karena hal itu telah melanggar Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, yang menerangkan siapapun dilarang masuk/melakukan aktifitas penambangan dalam kawasan hutan lindung tanpa izin menteri kehutanan.” Papar Sumbawanto. Diterangkannya, saat ini ada 7000 hektar hutan lindung yang terdaftar pada Register Kelompoh Hutan Olat Lamusung. Dari jumlah tersebut sebagiannya termasuk dalam wilayah konsesi PT.Indotan yang saat ini dirambah oleh penambang liar (PETI) termasuk di dalamnya Bukit Lamunga dan Bukit Fakirum. Untuk itu, Dalam penertiban PETI itu nantinya, Dinas Kehutanan KSB sendiri akan menerjun jajaran polisi kehutanan (polhut) dilengkapi dengan persenjataan, dan akan bekerja sama dengan dinas terkait lainya, seperti SatPol PP dan Linmas, BLH, Dinas ESDM, Dinas Perhubungan dan Kesbangpoldagri. “Untuk penertiban di Bukit Fakirum Dinas Kehutanan KSB akan mengerahkan 16 personel pengamanan hutan dan dibantu 10 orang dari propinsi.” Tegasnya. Dijelaksanya, tim penertiban PETI telah memberikan sosialisasi pada para penambang yang ada di bukit Fakirum dan sudah ada beberapa pemilik lobang galian telah mengerti dan berjanji akan menghentikan aktivitasnya. “Sosialisasi pada penambang telah kita lakukan, kita berharap dalam penertiban nantinya semua penambang dapat mengerti dan menghentikan aktifitasnya karena melanggar hukum.”jelasnya. Penertiban PETI di bukit Fakirum merupakan rangkaian operasi yang dilaksanakan tim pemda KSB yang terdiri dari Dinas ESDM Budpar, BLH, Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kesbangpoldagri, Satpol PP dan linmas. Diawali dengan operasi penertiban mesin gelondong kemudian mengadakan operasi yustisi (kependudukan,red) yang bertujuan untuk pendataan dan pengamanan masyarakat pendatang dan terakhir mengadakan operasi lokasi tambang dan penambang.(sn09) |





Taliwang, Sumbawanews.com.- Maraknya aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi diwilayak Kabupaten Sumbawa Barat, membuat pemerintah daerah akan mengambil sikap tegas pada para pelaku penambangan.














Please remember that vintage link:htt...
Thanks for your great post. I gonna b...
Nice post and Here,you can find all&n...
mnptpdrj http://paydayloansjjj.ca/ pa...
aqoqgqn http://paydayloansltv.com/ qu...