| PLTS Mulai Beroperasi di Bunaken |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Kamis, 10 Februari 2011 13:46 |
Bunaken, Tambangnews.com.- Pelanggan PLN di pulau Bunaken, Sulawesi Utara, boleh berbangga hati. Sebab sekarang mereka dapat menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam penuh. Sebelumnya, selama bertahun-tahun pelanggan hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam saja, yakni ketika hari mulai gelap sampai jelang matahari terbit. Kebanggaan pelanggan di Bunaken dapat terwujud setelah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Bunaken resmi beroperasi mulai 7 Februari 2011 menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini memasok listrik pulau Bunaken. Sedangkan untuk lampu penerangan jalan umum sebanyak 5 titik PLTS mandiri, dari 15 titik yang akan dipasang, sudah berfungsi sehari sebelumnya.Bambang Dwiyanto Komunikasi Korporat, PT PLN (Persero) menjelaskan PLTS Bunaken merupakan pembangkit bertenaga matahari pertama yang mampu melistriki satu pulau penuh selama 24 jam. Sebanyak 1.440 buah panel surya dibutuhkan untuk menghasilkan daya maksimum sebesar 400 kilowatt peak (kWp). Bunaken sanggup memenuhi kebutuhan listrik 680 pelanggan dengan beban puncak yang mencapai 160 kilowatt (kW). PLTS Bunaken dibangun sejak September 2010 di areal seluas 0.7 hektar. "Sementara itu pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang sebelumnya menjadi pemasok utama listrik Bunaken dihentikan operasinya. Dengan demikian PLN dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak sebanyak 260 kiloliter per tahun atau senilai Rp 1,8 milyar." jelas Bambang Pengoperasian PLTS Bunaken pada Minggu (6/2) lalu ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Sulawesi Utara SH Sarundajang bersama Direktur Operasi Indonesia Timur PT PLN (Persero) Vickner Sinaga dan Walikota Manado Vicky Lumentut. Sebelumnya diawali dengan pemukulan tetengkoren (kentongan) dan penandatanganan prasasti. Vickner menyatakan bahwa PLN akan membangun PLTS serupa di pulau Wakatobi - Sulawesi Tenggara, Gili Terawangan - Nusa Tenggara Barat, pulau Derawan -Kalimantan Timur, dan Raja Ampat - Papua. Semua PLTS tersebut direncanakan mulai beroperasi pada bulan April 2011. “Setiap PLTS itu harus mampu melistriki setiap satu pulau, murni dari tenaga matahari”, lanjut Vickner. "Sejalan dengan penggunaan tenaga matahari sebagi sumber energi listrik yang ramah lingkungan, PLN membagikan lampu hemat energi yang dikenal dengan lampu SEHEN (super ekstra hemat energi) kepada para pelanggan di Bunaken. Sebuah lampu SEHEN berdaya 3 watt setara dengan satu lampu pijar 25 watt. Dengan penggantian lampu tersebut maka beban puncak di Bunaken turun sangat signifikan dari sekitar 160 kW menjadi sekitar 100 kW." pungkasnya.** |
| LAST_UPDATED2 |





Bunaken, Tambangnews.com.- Pelanggan PLN di pulau Bunaken, Sulawesi Utara, boleh berbangga hati. Sebab sekarang mereka dapat menikmati layanan listrik PLN selama 24 jam penuh. Sebelumnya, selama bertahun-tahun pelanggan hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam saja, yakni ketika hari mulai gelap sampai jelang matahari terbit. Kebanggaan pelanggan di Bunaken dapat terwujud setelah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Bunaken resmi beroperasi mulai 7 Februari 2011 menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini memasok listrik pulau Bunaken. Sedangkan untuk lampu penerangan jalan umum sebanyak 5 titik PLTS mandiri, dari 15 titik yang akan dipasang, sudah berfungsi sehari sebelumnya.














Please remember that vintage link:htt...
Thanks for your great post. I gonna b...
Nice post and Here,you can find all&n...
mnptpdrj http://paydayloansjjj.ca/ pa...
aqoqgqn http://paydayloansltv.com/ qu...