|
Massa Sinyalir Pengamanan Tambang Mangan Gunakan Senpi |
|
|
|
|
Oleh Bimeks
|
|
Kamis, 11 Juni 2009 11:05 |
|
Bima, Tambangnews.com.- Aksi penolakan penambangan mangan di Desa Kawuwu Kecamatan Langgudu, terus berlanjut. Saat aksi Selasa siang, massa tak hanya protes soal tambang. Mereka menduga, pengamanan di lokasi tambang itu oleh masyarakat sipil menggunakan senjata api (Senpi). Oleh karena itu,, mereka menyuarakan protes dan meminta aparat bertindak tegas dan merazia Senpi tersebut. Mereka kuatir, jangan sampai penggunaan senjata itu dapat mengancam orang lain. “Apa kerja aparat kalau membiarkan ada orang menggunakan senjata api,” kata Tohir, salah seorang pendemo saat berorasi di DPRD Kabupaten Bima. Penggunaan Senpi itu, katanya, sama dengan upaya mengintimidasi masyarakat yang menolak kehadiran penambangan mangan. Kenyataan ini harus diantisipasi oleh aparat. Dalam pernyataan sikapnya, Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Belo (PMB), Dewi Darma, tetap menolak penambangan mangan itu dan meminta Bupati Bima mencabut SK Nomor 527/2004 tentang Pemberian Ijin Eksploitasi Penambangan Mangan di Desa Kawuwu. Mendesak DPRD Kabupaten Bima menghentikan kegiatan eksploitasi mangan di wilayah itu. Katanya, jika tuntutan tidak direspons, mendesak Bupati mundur dari jabatannya. Penolakan terhadap penambangan mangan itu akan terus dilakukan, hingga tuntutan terpenuhi. Setelah aksi di DPRD Kabupaten Bima, massa menuju kantor Pemkab Bima. Sempat terjadi baku- dorong pintu antara massa dan aparat. Tak bisa menembus pagar, massa berusaha memblokir jalan, namun polisi berhasil mengantisipasinya. (BE.16)
|
|
LAST_UPDATED2 |
BZ-You have link:http://www.barbour-...
Please remember that vintage watches&...
Please remember that vintage watches&...
Please remember that vintage watches&...