|
Divestasi Saham Newmont Makin Memanas, Menkeu Digugat Rakyat NTB |
|
|
|
|
Oleh Ismu
|
|
Kamis, 12 Mei 2011 21:46 |
Mataram, Tambangnews.com.- Masyarakat NTB mengecam pembelian sisa divestasi Saham NNT 7 persen oleh pemerintah pusat. Menteri keuangan, Agus Martowardoyo akan digugat oleh masyarakat NTB.
Saham tersebut seharusnya diperuntuhkan bagi daerah NTB.demikinan benang merah Diskusi public” Divestasi Untuk Masyarakat NTB”Mataram,Lombok Garden,senin (9/5)lalu. Diskusi yang digagas oleh LBH NTB, diikuti oleh kalangan masyarakat sipil,tokoh masyarakat, birokrat,akademisi dan wartawan.
Ekonom Unram, Akram mempertanyakan untuk apa divestasi 7 persen tersebut oleh pusat, ”Sebenarnya ini kepentingan Amerika untuk mengamankan posisinya”jelas Akram.
Masyarakat NTB terluka oleh sikap pusat,dan pasti pusat akan berhadapan dengan masyarakat NTB, sambungnya.
Sementara itu,Kadis Tamben Pemrov NTB Eko Bambang Suteja menyatakan, seharusnya NNT bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat NTB tapi selama ini NNT tidak mampu mewujudkannya.
Dia juga memaparkan contoh selama 2010, NNT menyetorkan Rp. 5,8 Triliun ke pusat dan kembali ke daerah 2 persen saja atau sekitar 264 Miliyar.”Sedangkan dana dekonsentrasi dari kementerian energy dan sumber daya mineral untuk NTB hanya 1 Milyar." jelasnya.
Terkait dengan langkah pusat yang mencaplok sisa saham divestasi NNT 7 persen, dia menyayangkan tidak adanya respon dari kementerian keuangan Agus Masrtowardoyo terhadap aspirasi masyarakat agar 7 persen saham itu dimiliki NTB.
Masih dalam waktu dan kegiatan yang sama, anggota Komisi XI DPR-RI Harry Azhar Aziz menyatakan, keputusan Menkeu mencaplok 7 persen saham itu akan berubah menjadi nota tidak percaya terhadap menkeu, “Pusat telah melanggar kesepakatan untuk tidak membeli saham itu.seharusnya saham itu untuk daerah NTB bukan untuk pusat”. cetusnya.
Jumat pekan lalu, Menkeu menandatangani nota yang meresmikan pembelian 7 persen saham itu. Langkah ini ternyata mendapat kritikan pedas dan protes dari masyarakat NTB.
Sejumlah kalangan bahkan merencanakan akan melayangkan somasi terhadap menkeu.
Sebelumnya,pengamat pertambangan Kurtubi menegaskan, masyarakat NTB selama ini merasa diperlakukan tidak adil karena penerimaan daerah dari operasional tambang PT.Newmont Nusa Tenggara hanya mencapai 4 persen dari total kewajiban yang di bayar NNT kepada Indonesi, sementara 96 persen porsi dana yang dibayar oleh NNT ke pemerintah pusat.(Z)
|
Please remember that vintage link:htt...
Thanks for your great post. I gonna b...
Nice post and Here,you can find all&n...
mnptpdrj http://paydayloansjjj.ca/ pa...
aqoqgqn http://paydayloansltv.com/ qu...