| BEM STISIP Tolak Marmer Oi Fo’o |
|
|
|
| Oleh Khairul |
| Minggu, 30 Oktober 2011 22:00 |
|
Kota Bima, Tambangnews.com.- Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Mbojo - Bima, Senin (24/10) di halaman Kantor Walikota Bima menggelar aksi penolakan terhadap pertambangan Marmer di Kelurahan Nitu. Penolakan secara tidak bersyarat itu karena pemerintah dinilia telah melanggar UU Nomor 4 tahun 2009 dan Kota Bima merupakan daerah agribisnis dan pertanian. Proyek tambang yang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia ini, notabennya hanya membawa kesengsaraan bagi rakyat dan satupun tidak ada yang mensejahterakan rakyat, demikian pernyataan Jenderal Lapangan Abdul Hafid pada sejumlah wartawan dihalaman Kanto Walikota Bima. Seharusnya untuk mensejahterakan rakyat, yakni program Bumi Sejuta Sapi (BSS) yang di galakkan Pemerintah Propinsi (Pemrop) NTB, “Kota Bima ini kan memilki lahan pertanian yang luas, sehingga cocok untuk agribisnis hewan ternak maupun mengespor keluar hasil-hasil pertaniannya,” singkat Abdul Hafid. Menuurut Sahroni, pihaknya sangat mendukung program pemerintah daerah, hanya saja selama ini tingkat sosialisasi pertambangan minim dilakukan, katanya. Mereka yang ke Tulung Agung melihat sendiri bagaimana batu marmer mengangkat derajat kehidupan warga setempat. Terkait dampak lingkungan yang akan terjadi, kata Qurais sudah dilakukan analisa dampak lingkungan melalui Amdal, UPL, UKL dan lainnya. Yang jelas pemerintah tidak akan mengorbankan masa depan daerah karena pertambangan. Pasti akan diperhitungkan dampak positif dan negatifnya, tambahnya. (Khairul) |




















Please remember that vintage link:htt...
Thanks for your great post. I gonna b...
Nice post and Here,you can find all&n...
mnptpdrj http://paydayloansjjj.ca/ pa...
aqoqgqn http://paydayloansltv.com/ qu...