Minggu, 23 November 2014
Home Berita Daerah Tambang Pasir Besi, PT. JMK Tetap Bayar Iuran Tetap, Deaedereent dan Royalti
Tambang Pasir Besi, PT. JMK Tetap Bayar Iuran Tetap, Deaedereent dan Royalti PDF Cetak E-mail
Oleh khairul   
Kamis, 16 Februari 2012 12:47
Kabupaten Bima, Tambangnews.com.-Tahun 2010 PT. Jaga Mahesa Karta (JMK) telah menyetor ke pusat melalui Rekening Menteri Keuangan RI Rp.150 Juta iuran tetap dan Rp.72.025.000 royalti. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bima melalui Drs.H. Fathul Arifin, MM menjelaskan, Deaedereent adalah iuran tetap yang bayar sesuai luas hektar (dikalikan sesuai hektar). Sedangkan Royalti ada mengeskpor pasir besi tersebut, sehingga setiap kali ekspor perusahaan tambang wajib bayar royalti pada pusat.
 
Untuk nilai ekspor di sebut dalam satuan ton di kalikan dengan harga pasar dunia. Sementara untuk daerah penghasil (Kabupaten Bima, red) sebanyak 64 porsen dari iuran tetap itu di peruntukkan pada daerah penghasil, sedangkan royalti untuk daerah 32 porsen. “Itulah pendapatan untuk daerah Kabupaten Bima sesuai UU Nomor 40 tahun 2009 tentang mineral batu bara (Minerba) dan PP 23 tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan minerba,” jelas Kabid Geologi dan Pertambangan Umum Drs.H. Fathul Arifin, MM diruang kerjanya Senin (13/2).
 
Sementara Corporte Social Ersresponsibility (CSA)   merupakan sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan terhadap bidang sosial kemasyarakatan, seperti bantuan perbaikan jalan, bantuan pada pembangunan masjid, kegiatan olahraga, hewan qurban dan bantuan lainnya. Rencanannya CSA tersebut akan dibuatkan Peraturan Daerah (perda) dan Peraturan Bupati (perbub), agar bantuan sosial tersebut terlaksana dengan baik, dan perda/perbub tersebut kini sedang disusul oleh pihak distamben, Sedangkan Community Theevelopment (CD) merupakan bantuan kerelaan perusahaan bagi masyarakat, tidak harus seperti CSA. 
  
Sekarang PT. JMK asal Domestik Indonesia dibawah pimpinan Darwin Lim selaku direktur sekarang beraktifitas diwilayah Oi Tui dan masih melakukan pengembangan diwilayah lain sesuai wilayah perijinan, untuk perhitungan umur tambang tersebut berkisar 5 s/d 10 tahun dan ijin PT tersebut diberikan hanya dua tahun, tetapi wajib diperpanjang apabila masuk masa berakhir perijinan itu. Paslanya, eksplorasi akan menghasilkan deposit (cadangan) dan hasil ekplorasi itu adalah yang menentukan umur tambang.
 
Saat disinggung bagaimana cara penjualan tambang pasir besi dengan pola ekspor?. Drs.H. Fathul Arifin, MM menjawab, setiap ekspor perusahaan wajib stor ke menteri keuangan selambat-lambatnya 1 bulan setelah ekspor dan kegiatan ekspor tersebut disaksikan oleh lembaga idependent dibidang survey seperti LSI yang diakui sesuai rayon masing-masing, selain itu juga disaksikan oleh perusahaan dan pemerintah daerah. “Untuk ekspor perdana tahun 2010 PT. JMK menyetor 72 juta lebih pada kas negara melalui rekening menteri keuangan,” jelasnya. (Khairul)
 
 
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Atasi Gangguan Keamanan, SKK Migas Kerja Sama Dengan TNI 21 November 2014, 08.55 Administrator Utama
Atasi Gangguan Keamanan, SKK Migas Kerja Sama Dengan TNI
Perusahaan Tambang PT Bunga Raya Nunggak Pajak Miliaran Rupiah 21 November 2014, 08.19 Administrator Daerah
Perusahaan Tambang PT Bunga Raya Nunggak Pajak Miliaran Rupiah
Kementerian ESDM Sosialisasi Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2014 21 November 2014, 07.07 Administrator Nasional
Kementerian ESDM Sosialisasi Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2014
Amien Sunaryadi: SKK Migas Akan Dibenahi 21 November 2014, 07.00 Administrator Utama
Amien Sunaryadi: SKK Migas Akan Dibenahi
DPR: Kenaikan BBM Harusnya Didahului Keadaan Darurat 21 November 2014, 06.57 Administrator Utama
DPR: Kenaikan BBM Harusnya Didahului Keadaan Darurat
SMI Demo PLN, Tolak Pemadaman Listrik Bergilir 21 November 2014, 06.54 Administrator Daerah
SMI Demo PLN, Tolak Pemadaman Listrik Bergilir