|
PLN NTB Dituding Diskriminatif |
|
|
|
|
Oleh Usep Syarif
|
|
Jumat, 09 Oktober 2009 07:21 |
Mataram, Tambangnews.com. – Seringnya mati listrik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat para konsumen bertanya-tanya apa penyebab dari sering matinya listrik. Bukan hanya itu, sulitnya memasang listrik baru bagi masyarakat yang tergolong masyarakat biasa, sudah terjadi sejak listrik di NTB dinyatakan devisit daya. Berdasarkan hasil investigasi Lembaga Investigasi Sipil Daerah (Insipda) NTB dan Gerakan Rakyat Anti Pungli (GARAP) NTB, melalui ketua masing-masing lembaga, Sudirman dan Samsul Hamdani, terlalu banyak persoalan yang menyangkut listrik di NTB. Namun selama ini dengan seenaknya pihak PLN NTB hanya menjawab semua persoalan tersebut karena devisit daya. “Dari hasil investigasi kami, justru sekarang ini PLN menghambur-hamburkan energi hanya untuk penerangan lapangan tennis di gudang PLN wilayah Tanjung Karang. Sementara untuk pemasangan baru, selalu dijawab minus daya. Anehnya, beberapa perumahan elit yang baru jadi dibangun dengan mudahnya memperoleh pemasangan baru. Apakah negara ini milik orang-orang kaya?” tegas Sudirman kesal. Masih menurut Sudirman, persoalan masih sering matinya listrik di seluruh wilayah NTB, sudah selayaknya berbagai pihak melakukan pengkajian, siapa sebenarnya yang telah melakukan kesalahan. “Apakah benar terjadi devisit daya? Yang pasti kita harus tanyakan langsung secara jelas kepada pihak PLN,” tegasnya. Manager SDM PT. PLN (Persero) NTB,H. Sukardi yang dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya Jumat pekan lalu (2/10) mengatakan, saat ini daya yang dimiliki PT.PLN NTB sebanyak 85 MW, sementara pada saat beban puncak dibutuhkan daya sekitar 105 MW, sehingga jelas terjadi devisit daya. “Dengan terpaksa saat beban puncak dilakukan pemadaman bergilir,” terangnya. Menjawab pertanyaan masih adanya calon pelangganyang sejak 2005 belum dipasangkan listrik sementara beberapa perumahan elit yang baru berdiri sejak akhir 2008 dan 2009 sudah dipasangi listrik, H. Sukardi berkilah bahwa kemungkinan sejakawal memang sudah ada listriknya baru kemudian dibangun perumahan. Namun ketika dikonfrontir bahwa di perumahan elit tersebut semula lahan kosong, H. Sukardi tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan.(sn-02)
|
Please remember that vintage link:htt...
Thanks for your great post. I gonna b...
Nice post and Here,you can find all&n...
mnptpdrj http://paydayloansjjj.ca/ pa...
aqoqgqn http://paydayloansltv.com/ qu...