Kamis, 24 Juli 2014
Home Berita Daerah Kepastian Operasi Tambang Mangan PTHLM Belum Jelas

Daerah

 
Kepastian Operasi Tambang Mangan PTHLM Belum Jelas PDF Cetak E-mail
Oleh Raden Soeharto   
Kamis, 20 Mei 2010 09:50
Taliwang KSB.  Sumbawanews.com.-    Kepastian dimulainya kegiatan operasional PT Husny Lee Mining  (PTHLM) untuk pertambangan batu mangan di Blok Sreng Desa Belo Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) NTB, secara universal  (Umum-red) belum dipastikan, pasalnya, pihak perusahaan terkait hingga saat ini masih mempersiapkan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk administrasi dan finasial lainnya sesuai aturan yang ditetapkan.

   Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Kebudayan dan Pariwisata  (ESDM-budpar) Sumbawa Barat Drs.Hajamuddin.MM pada sumbawanews.com membenarkan, kendala PT Husny Lee Mining  (PTHLM) hingga saat ini belum melakukan kegiatan eksplorasi tambang batu mangan, karena masih menyusun ulang adminstrasi dan finansial sebagai persyaratan untuk opersional, “Kendati pihak PT Husny Lee Mining sudah menandatangani prasasti penyerahan deposito berjangka kepada Pemkab KSB sebagai jaminan kesungguhan berinvestasi senilai Rp. 500 juta, namun secara universal administrasi dan finansial untuk persyaratan kegiatan eksplorasi, hingga saat ini belum dilengkapi sepenuhnya,”  kata Hajamuddin.

   Diakui,  sejak awal PT Husny Lee Mining (PTHLM) memang sudah memiliki SKPKP untuk penyelidikan umum tambang batu mangan, seluas (130 HA) lahan di Blok Sreng Desa Belo Jereweh, dan SKPKP ekplorasi nomor 10/12-01-2009 seluas (3416 HA)  diwilayah kecamatan Sekongkang KSB, namun pihak perusahaan terkait diharuskan untuk melakukan penyusunan ulang administrsai sebagai persyaratan operasional tambang, termasuk documen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) serta perubahan nomor dan Nama pada Akte Notaris, karena awal investasi bersama Pemkab KSB ditandatangani Direktur Utama (Dirut) Almarhum yaitu Marcus Husny, yang saat ini telah diganti oleh Santo Johansyah,  “Keterlambatan kegiatan opersional PT Husny Lee Mining (PTHLM) untuk tambang batu mangan itu bukan kendala dari Pemerintah KSB, namun pihak Perusahaan terkait masih menyusun ulang administrasi untuk SKPKP,  termasuk UKL, UPL, Akte Notaris serta Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB), sebagai persyaratan untuk melakukan eksplorasi tambang,”  jelas Hajamuddin.

    Diterangkan,  sejak 2007-2008 dan 2009 tercatat sekitar enam puluh sembilan ribu tiga ratus lima hektar  (69.305 HA) lahan potensi tambang disejumlah kawasan di KSB, yang sudah resmi dikeluarkan Surat Ijin Eksplorasi Pertambangan  (SIEP) kepada lima perusahaan. yaitu PT Indotan.Inc seluas (31.204 HA) untuk Surat Ijin Penyelidikan Pendahuluan (SIPP) tambang emas dan minelar pengikut  (DMP) dikawasan pegunungan kecamatan Jereweh,Taliwang, Brang Rea,Brang Enen dan Seteluk KSB, termasuk juga Surat Ijin Pencadangan Wilayah  (SIPW) untuk eksplorasi tambang emas pada lahan (23.242 HA)  yang diberikan kepada PT.Sumbawa Barat Sejahtera Bersama  (PTSBSB) di wilayah kecamatan Brang Ene,Brang dan Jereweh KSB, “Status investasi lima perusahaan tambang di KSB ini dapat dipastikan, karena tidak hanya resmi memegang Surat Ijin Kuasa Eksplorasi Pertambangan  (SIKEP) atau SKPKP untuk penyelidikan umum saja, namun prasasti atau MoU pembukaan kantor serta jaminan kesungguhan berupa deposito berjangka sudah ditandatangani bersama Pemkab melalui PT Bank NTB cabang Taliwang,”  ungkap Hajamuddin.

      Sedangkan tiga perusahaan tambang batu mangan sudah resmi memiliki SKPKP penyelidikan umum dan Surat Ijin Eksplorasi Pertambangan (SIEP), yaitu CV Bumi Nusantara  (CVBN) seluas (5.200 HA), PT.Cagar Alam Lestari (PTCAL) SKPKP penyelidikan umum pada lahan seluas (6.113 HA), dan saat ini tengah mempersiapkan untuk melakukan operasional, “Ketiga perusahaan ini sudah resmi akan melakukan eksplorasi batu mangaan seluas (14.959 HA)  lahan di kawasan pegunungan Jerweh dan Sekongkang KSB,” Jelas Hajamuddin optimis.  (Hong).
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar