| Longsor Labaong Terus Terjadi, Jumlah Korban Terkesan Ditutupi |
|
|
|
| Oleh Lukmanul Hakim |
| Kamis, 12 Agustus 2010 23:38 |
Sumbawa Besar, Tambangnews.com.- Longsornya bukit Labaong Desa Hijrah gian gencar tersebar. Meski untuk jumlah kroban akibat longsor masih simpang siur bahkan terkesan ditutupi. Aparat kecamatan setempat, polsek hingga polres Sumbawa sejauh ini terus saja melakukan pengembangan informasi. Hanya saja yang diketahui ada lima orang yang menjadi korban.Kapolres Sumbawa, AKBP Kurnianto, kepada wartawan menyebutkan, data yang diperoleh dari puskesmas Lopok menyebutkan korban tersebut bernama M Zain kelahiran tahun 1985 beralamat di RT 02 Dusun Lopok Beru Kecamatan Lopok. Korban mengalami luka berlobang diantara mata selebar dua centi meter, patah tangan kanan, memartangan kiri. Kemduian Johan 22 Rt 02/ Rt 02 Dusun Bage Tango Kecamatan Lopok. Korban mengalami luka pada kaki kiri sepanjang 10 cm dengan kedalaman 1 cm. Kemudian Hasanullah (26), Dusun Sigar Mandang, Dusun Langam Kecamatan Lopok. Korban mengalami luka tangan 5 cm, lecet kaki kiri. Korban lainnya adalah Egi Pratama, 23 Rt 01 Dusun Buin Panan, Desa Langam Kecamatan Lopok. Korban mengalami patah tulang tangan kanan. Seorang lagi yang berhasil diidentifikasi lengkap adalah Samsul Hadi, (21), Debok, Dusun Santong Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur. Korban mengalami luka di mata kiri sekitar 10 centi, kemudian kepala mengalami benjol serta luka dalam. Menurut Kapolres, hingga sore ini anggota dari Polres serta bekerjasama dengan polsek Lape, terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seberapa banyak korban akibat longsor. Dikatakan, longsor yang terjadi menurutnya pada saat menjelang masuknya bulan ramadhan. Bahkan sebelumnya juga pernah terjadi longsor yang menyebabkan korban. Sementara itu, Camat Lopok, Tata K menjelaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak Polsek. Ini dilakukan untuk mencari tahu persis persoalan yang sebenarnya, terutama sekali mengenai korban akibat lonsor. Secara data, menurutnya ia terus memantau perkembangan. Kalau saja, setiap korban langsung melakukan perawatan di puskesmas, tentu ini akan mudah dilakukan pemantauan. Namun memang ada beberapa orang dua hari lalu semat dirawat di puskesmas. Informasi lain menyebutkan, bahwa setiap kejadian baik longsor maupun korban jiwa terkesan disembunyikan. Padahal kenyataannya banyak warga yang menjadi korban. Bahkan sebuah informasi menyebutkan setiap korban yang parah dibawah turun secara diam-dia lewat jalur Desa Langam dan sekitarnya. Karena jalur tersebut cukup sepi dari pengamatan petugas.(TSX) |







Sumbawa Besar, Tambangnews.com.- Longsornya bukit Labaong Desa Hijrah gian gencar tersebar. Meski untuk jumlah kroban akibat longsor masih simpang siur bahkan terkesan ditutupi. Aparat kecamatan setempat, polsek hingga polres Sumbawa sejauh ini terus saja melakukan pengembangan informasi. Hanya saja yang diketahui ada lima orang yang menjadi korban.












you need not envy other link:http://...
BZ-You have link:http://www.barbour-...
Please remember that vintage watches&...
Please remember that vintage watches&...