| Lokasi Lenong Telan Korban, Empat Pekerja Tambang Emas Tewas |
|
|
|
| Oleh Idham Halik |
| Sabtu, 21 Agustus 2010 12:52 |
Lombok Barat, Tambangnews.com - Aktifitas penambangan rakyat di lokasi Lenong, Desa Kedaro di kawasan pegunungan Sekotong Kabupaten Lombok Barat kembali menelan korban. Sebanyak empat orang pekerja tambang tewas tertimbun bebatuan pada Rabu (18/8) sekitar Pukul 20.00 Wita. Sedangkan enam lainnya menderita luka berat di sekujur tubuh mereka. Hingga diberitakan, evakuasi masih dilakukan. Keempat korban tewas masing-masing bernama Ramli (25) dan Jumadil alias Aduk (30), warga Desa Batu Kumbu, sedangkan Agus dan Hafifi, keduanya warga Desa Kambeng. “Jenazah sudah dibawa pulang keluarga masing-masing saat dievakuasi dini hari tadi,” kata Kapolres Lobar melalui Kapolsek Sekotong, AKP Fauzan Wadi di Sekotong, Kamis (19/8). Sedangkan enam orang korban luka berat sudah dibawa ke Puskesmas Sekotong guna mendapatkan perawatan. Mereka antara lain Jahni asal Ganjar, Amaq Mar asal Lenong, Imah asal Kedaro, Nursi dan Muhsan asal Batu Kumbu. Khusus Muhsan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju karena mengalami luka para di bagian perut dan membutuhkan observasi dan perawatan lebih intensif. “Berdasarkan informasi warga, akan ada lagi yang dibawa kemari,” kata Kepala Puskesmas Sekotong, Erick Gunawan di Sekotong, Kamis (19/8). Dia mengungkapkan, dari keenam korban luka berat itu, satu di antaranya mengalami putus pada bagian jari-jari tangannya. Masih tertimbun Dengan adanya kejadian ini, pihak kepolisian sendiri belum berani memastikan jumlah korban tewas hanya empat orang. Ini karena di lokasi penambangan terdapat lima lubang bertemu di tengah-tengah. Satu lubang tepat berada di tengah, sedangkan empat lainnya berada di sisi kanan dan kiri. Penggalian lima lubang secara bersamaan ini dilakukan para penambang karena ada sebuah batu besar diperkirakan mengandung emas. Batuan itu pun menjadi rebutan. Puluhan orang diduga berada di dalam lubang saat batuan itu terguling dan melindas mereka. “ Warga jarang melaporkan korban tewas. Keluarga biasanya langsung membawa pulang sebelum diidentifikasi,” kata Fauzan Wadi. Di sejumlah kawasan pegunungan Sekotong sendiri sudah menjadi lokasi pertambangan rakyat sejak sekitar empat tahun lalu saat diketahui memiliki kandungan emas banyak. Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sudah lebih dari 50 penambang tewas saat menambang. Padahal pemerintah daerah sudah melakukan sosialiasi penutupan sementara namun belum berhasil hingga saat ini. “Kejadian ini sungguh kita sayangkan. Tapi mau bagaimana lagi. Kita sudah sosialisasi penutupan sementara, tapi belum begitu didengar,” ungkap Kabag Humas Setda Lobar, Ispan Junaidi. Kendati begitu, Pemkab Lobar saat ini telah menerima ijin wilayah pertambangan untuk lokasi pertambangan di wilayah Sekotong dari pemerintah pusat. Ini berarti statusnya akan menjadi legal. Wilayah dan zonasinya pun akan segera ditentukan. (Idham Halik) |
| LAST_UPDATED2 |







Lombok Barat, Tambangnews.com - Aktifitas penambangan rakyat di lokasi Lenong, Desa Kedaro di kawasan pegunungan Sekotong Kabupaten Lombok Barat kembali menelan korban. Sebanyak empat orang pekerja tambang tewas tertimbun bebatuan pada Rabu (18/8) sekitar Pukul 20.00 Wita. Sedangkan enam lainnya menderita luka berat di sekujur tubuh mereka. Hingga diberitakan, evakuasi masih dilakukan. 












you need not envy other link:http://...
BZ-You have link:http://www.barbour-...
Please remember that vintage watches&...
Please remember that vintage watches&...