Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Daerah Dewan Bingung Pro-Kontra Mangan
Dewan Bingung Pro-Kontra Mangan PDF Cetak E-mail
Oleh Bimeks   
Selasa, 02 Juni 2009 09:36
Bima, Tambangnews.com.-     Munculnya sikap pro dan kontra soal eksploitasi mangan di Desa Kawuwu Kecamatan Langgudu, diakui pihak DPRD Kabupaten Bima membingungkan. Penolakan tegas diusung massa mahasiswa dengan rangkaian aksi jalanan, belakangan sebagian warga Kawuwu mengaku malah resah dengan putusan penutupan sementara aktifitas tambang.      
   Kenyataan itu diakui Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bima, Dra Mulyati, kepada wartawan, Senin (1/6), menanggapi dinamika seputar tambang mangan itu.
   Sebelumnya, ujar Mulyati, massa mahasiswa menolak keras aktifitas tambang itu dan  direspons Dewan pada 27 Mei  lalu. Pertemuan dengan pimpinan Dewan pun dilakukan dan mengajukan penolakan. Keesokan harinya, terbitlah SK penutupan sementara dari eksekutif.
   Nah, baru sekarang muncul lagi penolakan sebagian masyarakat terhadap putusan eksekutif yang memberhentikan sementara penambangan itu. “Kami jadi bingung jadinya,” tutur Mulyati, politisi PKPB.
    Meski demikian, dia berjanji akan kembali merembukkan aspirasi masyarakat yang pro dan  kontra itu. “Hal ini akan dirembukkan bersama eksekutif, kita carikan solusi yang terbaik,” ujarnya.
    Pada bagian lain, Bupati Bima H Ferry Zulkarnain, ST, mengaku saat ini hanya menerima warisan dari kebijakan pemerintahan terdahulu soal ijin eksploitasi mangan di Kawuwu itu. Sebab, SK yang disorot massa diterbitkan pemerintahan sebelumnya. “Kami hanya menerima imbas dari SK-nya,” ujarnya di halaman kantor Pemkab Bima, Senin (1/6).
    Dijelaskannya,  ijin yang diberikan  sejak tahun 2004 itu berlaku sampai 30 tahun. Dia berjanji akan mencari solusi yang tepat, sehingga nanti tidak ada yang merasa dirugikan.
    Katanya, tambang ini dapat memberikan kontribusi positif  bagi daerah. Untuk itu akan merembukkan dan menganalisis untung-rugi penambangan itu. “Setiap masalah pasti ada solusinya, yang penting jalurnya musyawarah,” ujarnya.
   Seperti diberitakan sebelumnya, gelombang aksi mencuat saat aksi protes menuntut pencabutan ijin eksploitasi tambang mangan di Kawuwu. Massa menilai, dampak kerusakan menyusul keberadaan tambang itu dirasakan masyarakat sekitar, antara lain debit air berkurang, kerusakan hutan, kawasan tambang dalam areal hutan lindung.
   Aspirasi itu kerap disuarakan oleh massa yang menolak saat demo dan disampaikan kepada pimpinan Dewan ketika audiensi. (BE.18)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah 08 Februari 2012, 21.58 Administrator Nasional
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah
Cost Recovery Shale Gas 100% 08 Februari 2012, 21.56 Administrator Nasional
Cost Recovery Shale Gas 100%
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri 08 Februari 2012, 21.54 Administrator Nasional
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation 08 Februari 2012, 21.49 Administrator Utama
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation

Berita Terbaru

Last Update:
09-02-2012 16:45
[cached @12:20]