Minggu, 05 Februari 2012
Home Berita Editorial Salaman Basa-Basi
Salaman Basa-Basi PDF Cetak E-mail
Oleh Syahrul Salam   
Minggu, 31 Mei 2009 23:50
Ada yang berbeda di tengah suasana penarikan nomor urut capres di kantor Komisi Pemilihan Umum kemarin (30/05). Kedatangan Megawati yang langsung disambut pasangan JK-Win, kemudian secara berturut Boediono dan terahir SBY menyalami Mega, setalah hampir lima tahun saling serang, dan tak pernah ketemu. Padahal, kedua person ini pernah terlibat jauh dalam memimpin dan menata Indonesia dalam satu perahu yakni kabinet, yang satu sebagai bos, dan yang lain sebagai bawahan. Hanya saja ketika pemilu tahun 2004, sang bawahan mengalahkan Mega, mantan bos secara menyakitkan. Semenjak saat itu, hampir tidak ada komunukasi politik antar kedua tokoh nasional ini. Bahkan secara kontinyu kubu Mega mengambil oposisi terbuka terhadap kubu penguasa selama hampir lima tahun.

                Momen pertemuan di KPU yang disertai salaman tentu mendapat perhatian besar bagi para hadirin, terlebih lagi media massa dan elektronik hingga media portal. Bahkan di salah satu stasiun tivi, ada ulasan khusus tentang momen beberapa detik yang ditunjukkan oleh SBY-Mega. Lebih dari itu, para pimpinan parpol, ormas menyambut baik salaman SBY-Mega yang mengesankan betapa sejuknya suasana hubungan antar elit walau dalam faksi-faksi politik yang berbeda. Inilah momen langkah ditengah suasana persaingan merebut kursi RI 1. Harmonisasi elit secara tidak sadar akan berdampak pada pola hubungan yang terjalin antar pendukung di tingkat akar rumput.

                Persoalannya adalah apakah praktek salaman yang dilakukan oleh SBY-Mega telah dilakukan dengan tulus, tanpa tedeng aling-aling, ataukah hanya praktek basa-basi karena tidak ada lagi ruang untuk saling menjauh dan menghindar? Bacaan publik dari momen salaman ini nampaknya lebih kepada dugaan yang kedua, bahwa semuanya hanyalah basa-basi politik karena dipaksa suasana. Dalam setting ruangan yang diatur KPU nampaknya semua pasangan capres ditempatkan dalam satu ruangan, dan penarikan nomor urut tidak dapat diwakilkan. Dengan demikian, kehadiran semua pasangan dalam satu ruangan merupakan momen wajib yang diperintah peraturan institusi, sehingga tidak mengherankan bahwa  kalau harus ada pemaksaan dalam bersalaman diantara ketiga pasangan capres dan cawapres. Sebagai bukti bahwa ada “pemaksaan salaman”, ketika SBY menyalami  Mega, prosesnya tidak diwarnai oleh tegur sapa, hanya tonjolan senyum kecut dan terasa berat bagi kedua tokoh ini. Lebih dari itu, salaman kedua tokoh ini hanya membutuhkan waktu tak lebih tiga detik, setelah “penantian” publik selama lima tahun, sesuatu yang janggal dalam kacamata publik. Walaupun demikian, momen tiga detik ini tentu amat mahal khususnya bagi para pendukung masing-masing. Pertanyaannya adalah begitu sulitkah bersalaman bagi para elit di negeri ini, bukankah setiap ajaran agama menganjurkan untuk saling bersilaturrahim dan bertegur sapa, terlepas dari perbedaan kepentingan, golongan, jabatan, warna kulit dan keyakinan?

                Budaya bangsa timur seperti Indonesia dalam rekaman dunia internasional dikenal dengan budaya santun, ramah dan penuh pesona. Bahkan hasil riset beberapa waktu lalu, menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang paling ramah dan murah senyum. Sayang, kebanggaan dunia ini tidak tertransformasi dengan baik dikalangan para elit kita. Ketika terjadi perbedaan pandangan, apalagi perbedaan faksi politik, timbul suasana benci dan permusuhan, seolah-olah mereka bukanlah anak bangsa yang sama dan dari rahim ibu pertiwi yang satu. Semestinya, perbedaan kepentingan dan faksi politik tidak boleh menghalangi setiap individu untuk menjalin keakraban dan persahabatan. Bukankah pertemanan dan persahabatan jauh lebih sejuk dijalankan ketimbang permusuhan? Lebih dari itu, bukankah harmonissi hubungan para elit akan berdampak langsung pada pola komunikasi rakyat bawah. Sadarilah bahwa, komunikasi politik santun, bersahabat akan melahirkan suasana sejuk dan mendamaikan. Dan jauh lebih penting dari hal ini semua bahwa, komunikasi yang baik antar elit akan mampu menunjukkan sikap besar sebaga negarawan, bukan sebagai pencundang.
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Anonymous   |118.96.143.xxx |2010-05-19 16:55:49
yourluxurygucci  - gucci outlet online     |220.161.99.xxx |2012-01-03 15:06:25
Gucci Outlet can change the style of the design of Gucci bag can be used. Styles
can be recognized by a specific signature brand. Gucci Outlet Store is dedicated
to lovers of Gucci bags and purses, in particular much. And public has a nice
selection of labels can be very important because the girls bag only
occasionally a problem to be seen.
One of the most luxurious and elegant women
Gucci Bags is truly remarkable craftsmanship, elegance and excellent the best
Italian and Gucci classic, trendy everything done for the largest element. These
Gucci Tote Bags come from the same material as the original bags.
Gucci Outlet
Online priority over other customers in mind that the results show the
superiority of the product impression of a beautiful bag. The perfect Gucci Bags
On Sale to the right, a traditional design that has a timeless bag, long after
to make these requirements to quickly tilt the female personality and sense of
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Berita Terkini

Bonus Tanda Tangan KKS Masuk PNBP 02 Februari 2012, 11.36 Administrator Nasional
Bonus Tanda Tangan KKS Masuk PNBP
Migas Ditemukan di Tiung Biru 02 Februari 2012, 11.34 Administrator Utama
Migas Ditemukan di Tiung Biru
Bangun SPBU, Pemerintah Berikan Pinjaman Lunak Rp 500 Miliar 02 Februari 2012, 11.32 Administrator Nasional
Bangun SPBU, Pemerintah Berikan Pinjaman Lunak Rp 500 Miliar
Pertamina EP Berhasil Temukan Migas Di Tiung Biru 02 Februari 2012, 11.28 Administrator Utama
Pertamina EP Berhasil Temukan Migas Di Tiung Biru
Roadmap Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 02 Februari 2012, 11.26 Administrator Nasional
Roadmap Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga
Mustami: Banjir Bandang Akibat Dari Aktivitas Pertambangan 02 Februari 2012, 11.18 Administrator Daerah
Mustami: Banjir Bandang Akibat Dari Aktivitas Pertambangan

Berita Terbaru

Last Update:
02-02-2012 15:27
[cached @03:13]