Sabtu, 26 Juli 2014
Home Berita Internasional PLTA Jatigede Ditargetkan Rampung Akhir 2014

Daerah

 
PLTA Jatigede Ditargetkan Rampung Akhir 2014 PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Minggu, 18 Desember 2011 22:05
JAKARTA, Tambangnews.com. — Pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Jatigede ditargetkan rampung pada akhir tahun 2014. Guna mewujudkan target tersebut, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) meneken Kesepakatan pembangungan waduk Jatigede sekaligus PLTA. Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen Sumber Daya Air Moch. Amron dan Direktur Utama PLN Nur Pamudji serta disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Dkoko Kirmanto. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan serta Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), yang diwakili oleh Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan, Hasrul L. Azahari. “Untuk pengembangan waduk Jatigede kami targetkan selesai pada akhir tahun 2013, sedangkan untuk PLTA nya sendiri pada akhir 2014,”ujar Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan, Hasrul L. Azahari, di kantor Ditjen EBTKE, Kamis 15 Desember 2011.

Pembangunan Bendungan Jatigede dalam pelaksanaan oleh Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung, dan direncanakan selesai akhir 2013. Dalam proses pembangunan bendungan termasuk pembangunan power intake dan power tunnel sepanjang 150 m untuk persiapan pembangunan PLTA.

Pelaksanaan pembangunan Bendungan Jatigede melibatkan dua institusi yakni Kementerian PU dan PLN. Sehingga, dibuat kesepakatan bersama untuk membangun konsepsi dan komitmen bersama. Serta, kerjasama dalam pembangunan dan pengelolaan PLTA Jatigede sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing. Kesepakatan bersama tersebut berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan.

Proyek Bendungan Jatigede berlokasi di daerah Sumedang,Jawa Barat dengan total biaya Rp3 triliun. Lokasi proyek pembangunan Waduk Jatigede merupakan bagian Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung mencakup daerah aliran sungai Kab.Garut, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Kuningan serta Brebes Jawa Tengah. Rencana letak Dam Proyek Pembangunan Waduk Jatigede terletak di Kampung Jatigede Kulon Desa Cijeungjing Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, seperti dikutip dari situs Kementerian PU, Menteri PU Djoko Kirmanto mengungkapkan penandatanganan kesepakatan tersebut akan ditindak lanjuti dengan Perjanjian Kerjasama untuk pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan PLTA Jatigede. Kesepakatan ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan,”kata Djoko.

Djoko menjelaskan, krisis yang terjadi saat ini di dunia adalah krisis pangan, krisis air dan krisis energy. Lahan untuk bercocok tanam dan kapasitas air di bumi tidak sebanding dengan pertumbuhan populasi penduduk di dunia, sehingga diperlukan suatu teknologi ramah lingkungan dan mutakhir.

Teknologi ini yang akan diterapkan bersamaan dengan pembangunan Bendungan Jatigede. PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Teknologi tersebut tidak mengeluarkan emisi gas rumah kaca dan pembakaran batu bara maupun minyak. Sehingga mendukung penanganan climate change dan global warming. Penggunaan teknologi PLTA di Bendungan Jatigede dinilai sudah tepat untuk memenuhi kebutuhan energi di Jawa dan Bali. Anggaran pemerintah meningkat, namun tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan dengan penuh. Untuk itu dilakukan koordinasi terhadap pengelolaan sumber daya.

Pembangunan waduk maupun bendungan harus sesuai dengan amanat UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Harus dilakukan pemilihan teknologi, desain dan mendukung kebijakan pemerintah untuk membuat efisiensi dan efektifitas dengan koordinasi yang baik dengan pihak lain. Serta pembangunan harus strategis dengan proses pelaksanaan yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (ESDM/FT)
 
 
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar