| Pemerintah Undang Perbankan Rumuskan Insentif Efisiensi Energi |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Rabu, 09 Februari 2011 10:05 |
|
JAKARTA, Tambangnews.com.- Bertempat di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (08/02/2011), Pemerintah mengundang kalangan Perbankan untuk bersama-sama menyusun rencana insentif efisiensi energi di Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam PP Nomor 70 tahun 2009 tentang Konservasi Energi. Acara dikemas dalam sebuah workshop yang menghadirkan pembicara dari Kementerian ESDM, BI, dan BPPT. “Workshop ini adalah yang ke sekian kalinya, mengingat pihak perbankan membutuhkan informasi yang lebih detail karena belum familiar dengan core and business dari program-program green project, termasuk efisiensi energi,” papar Direktur Konservasi Energi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Maryam Ayuni usai memberikan paparan pada Workshop tersebut. Maryam menjelaskan, dari hasil audit yang dilakukan para pelaku usaha akan ada rekomendasi pemeliharaan atau penggantian alat agar konsumsi energi suatu pelaku usaha menjadi lebih efisien. “Pembelian peralatan baru yang lebih hemat energi butuh investasi besar, Untuk melakukan hal tersebut pihak bank diharapkan dapat memberikan pinjaman dengan suku bunga rendah dan semacamnya guna mendukung suksesnya program ini,” ujar Maryam. Di samping itu, lanjutnya, kita juga perlu membangun ESCO (Energy Service Company), agar dapat memberikan jasa dan penerapan teknologi efisiensi energi secara lebih professional. Dengan energi efisiensi, para pelaku usaha nantinya dapat melakukan penghematan berkisar 10-20%, tergantung hasil audit. Beberapa perusahaan bahkan sudah memperoleh penghargaan di tingkat ASEAN dalam melakukan efisiensi energi, salah satunya adalah PT Semen Tonasa yang menjadi runner up pada ASEAN Energy Award 2009 lalu. (KO) |



















hsngxrg http://paydayloanslks.com/ pa...
ugpddei http://paydayloanslks.com/ pa...
vqfdcfe http://paydayloanslks.com/ pa...
This statement might be sweeping but ...
Slippers Christian Louboutin Altadama...