|
Jakarta, Tambangnews.com.- - PT Pertamina (Persero) siap mengamankan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat dalam menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri1432 H/2011. BBM jenis premium disiapkan 1.258.000 kiloliter untuk konsumsi 17 hari, solar 1.513.000 KL untuk 19 hari dan minyak tanah 473.500 KL untuk 71 hari.
“Langkah pengamanan pasokan BBM dilakukan dengan menjaga ketersediaan stok BBM subsidi per 27 Januari 2011," kata Vice Communication Corporate PT Pertamina Mohammad Harun dalam acara jumpa pers di Jakarta, Kamis (28/7). Selain BBM subsidi, Harun juga menekankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menyediakan pasokan stok BBM non subsidi, yakni pertamax yang berada pada level 108.097 KL dan pertamax plus 29.133 KL atau cukup untuk konsumsi 103 hari. Pertamina juga bekerjasama dengan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar tidak terjadi kekurangan di lapangan. Hal ini dilaksanakan dengan meminta para pengelola SPBU untuk menjaga ketahanan stok di SPBU masing-masing minimal dua hari. “Pengelola SPBU bertanggung jawab untuk meminta pengisian stok dari perusahan BBM ini dengan mengantisipasi waktu minimal ketahanan stok tersebut," ujarnya. Ia menambahkan apabila pengelola SPBU tidak menjalankan tanggung jawab, Pertamina akan mengambil alih pengelola SPBU tersebut. “Bila SPBU ditemukan terbukti nakal, persero ini akan menghentikan penjualan BBM bersubsidi di SPBU tersebut dan hanya menjual BBM Non bersubsidi,” katanya. Hal senada diungkapkan Hasto Ulibowo, General Manager Fuel Retai Marketing Region III (DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten), PT Pertamina Pemasaran Jawa Bagian Barat telah mengambil langkah-langkah persiapan guna mengantisipasi timbulnya lonjakan pemakaian BBM dan Non BBM di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. “Kesiapan ini dilakukan agar kebutuhan BBM dan Non Subsidi untuk masyarakat konsumen selama bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri senantiasi terpenuhi dengan lancar dan jumlah yang cukup,” katanya. Hasto menyebutkan langkah pengamanan pasokan BBM di di tiga daerah adalah membentuk satuan tugas untuk pemantauan BBM serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen yang efektif mulai 20 Agustus hingga 10 September 2011.(kominfo/dry)
|
hsngxrg http://paydayloanslks.com/ pa...
ugpddei http://paydayloanslks.com/ pa...
vqfdcfe http://paydayloanslks.com/ pa...
This statement might be sweeping but ...
Slippers Christian Louboutin Altadama...