| Pemerintah Siapkan Tambahan Insentif Untuk Pembangunan Kilang Baru |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Rabu, 02 September 2009 11:27 |
|
JAKARTA, Tambangnews.com.- Untuk mengupayakan segera terealisasinya pembangunan kilang minyak baru di Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengusulkan tambahan insentif selain dari PP Nomor 62 tahun 2008 kepada Menteri Keuangan melalui surat Nomor 2843/MEM.M/2009 tanggal 10 Juni 2009, berupa tambahan insentif untuk barang modal maupun untuk katalis dan suku cadang bagi keperluan operasional kilang. “Insentif yang sedang kita perjuangkan melalui PP Nomor 62 masih belum cukup sehingga perlu ditambahkan insentif-insentif lain untuk meningkatkan investasi kilang di Indonesia,” ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Departemen ESDM, Jakarta (31/8) seperti dilansir oleh situs ESDM. Pada kesempatan tersebut Menteri ESDM turut didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi, Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan, Dirjen Migas Evita H Legowo, dan Kepala BPMigas R.Priyono. Adapun bentuk insentif yang diusulkan oleh ESDM berupa: a. Untuk barang modal: - dibebaskan atau ditanggung pemerintah atas bea masuknya - ditanggung pemerintah atas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI)-nya b. Untuk katalis dan suku cadang (spare part) untuk keperluan operasional kilang: - ditanggung pemerintah atas PPn-nya Sementara itu, Kepala BKPM Muhammad Lutfi mengusulkan tambahan insentif-insentif baru seperti pembebasan pajak penghasilan (PPh) kepada perusahaan yang membangun kilang baru di Indonesia. Menurut Muhammad Lutfi, insentif-insentif tersebut perlu diberikan mengingat selama 12 tahun terakhir para investor cenderung enggan berinvestasi dalam proyek pembangunan dalam negeri karena sulitnya mencapai keekonomian proyek. Selain itu, ujar Kepala BKPM, insentif lain yang bisa diberikan yaitu pembebasan pajak pertambahan nilai (PPn) untuk impor minyak mentah bahan baku BBM yang akan diolah di kilang. "Itu nantinya bisa di-offset dengan PPh produk BBM yang didapat dari kilang, tentunya kita juga harus memperhitungkan keekonomian dan kompetivitas dari produk-produk yang dihasilkan kilang di Indonesia dengan yang dihasilkan di luar Indonesia," pungkas Lutfi. (sn03)
|




















you need not envy other link:http://...
BZ-You have link:http://www.barbour-...
Please remember that vintage watches&...
Please remember that vintage watches&...