| PLN Operasikan Trafo Baru di GITET Gandul - Cinere |
|
|
|
| Oleh Administrator | |||||||||||||||||||||
| Kamis, 16 Desember 2010 08:30 | |||||||||||||||||||||
![]() Jakarta, Tambangnews.com.- Sejak 11 Desember 2010 lalu PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan trafo interbus (Interbus Transformer/IBT) 500/150kV dengan kapasitas 500 Mega Volt Ampere (MVA) yang baru selesai dipasang di gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) Gandul-Cinere. Trafo raksasa ini merupakan bagian dari 5 trafo yang dibeli PLN pada tahun ini dan dipasang di lima GITET yaitu Bekasi, Cibatu, Gandul, Kembangan dan Cilegon. Trafo di GITET Bekasi telah beroperasi sejak 16 November 2010 dan yang lain ditargetkan beroperasi Desember 2010. ”Dengan beroperasinya trafo IBT ini akan lebih meningkatkan sekuriti suplai listrik pada sistem Jawa-Bali khususnya Jakarta, sekaligus akan meningkatkan fleksibilitas manuver beban dengan sub sistem lain pada sistem Jawa-Bali jika terjadi gangguan” kata Direktur Operasi (DIROP) Jawa Bali PLN Ngurah Adnyana. Selain itu, juga berpotensi mengurangi penggunaan BBM di PLTU/GU Muara Karang hingga 15 ribu kilo liter per bulan dengan nilai penghematan diperkirakan mencapai Rp. 50,4 milyar/bulan. Hingga akhir tahun 2010, sistem kelistrikan Jawa-Bali mendapat tambahan pasokan daya 1.130 Mega Watt (MW) dengan masuknya PLTU Indramayu, PLTU Labuan 2 dan repowering PLTU Muara Karang. Di sisi transmisi selain penambahan 5 unit trafo IBT tersebut, juga terdapat tambahan 44 unit trafo 150 kilo Volt (kV) dan 70 kV dengan total kapasitas 2.520 MVA. Di sisi distribusi terdapat tambahan 7.317 unit trafo distribusi dengan total kapasitas 817,53 MVA. Saat ini beban puncak sistem Jawa Bali sekitar 18.100 MW dan beban puncak Jakarta sekitar 5.500 MW. Dengan tambahan tersebut maka sistem kelistrikan Jawa Bali yang telah terinterkoneksi melalui saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kV ini semakin andal dengan cadangan daya yang cukup dan mampu memenuhi permintaan masyarakat akan listrik. Adnyana menambahkan bahwa selama ini trafo-trafo IBT yang menyuplai listrik ke Jakarta beroperasi tanpa adanya cadangan. Dengan tambahan lima IBT baru tersebut maka cadangan cukup sehingga jika terjadi gangguan di salah satu trafo pelanggan tidak perlu lagi mengalami pemadaman cukup lama karena beban akan langsung dialihkan ke saluran lainnya.
1000 MW Untuk Pengusaha Seiring bertambahnya pasokan listrik dan semakin kuatnya jaringan transmisi dan distribusi, maka di penghujung tahun ini, PLN membuka layanan penyambungan baru dan tambah daya bagi kelompok pelanggan bisnis dan industri hingga total daya mencapai 1.000 MW. Layanan ini membidik para pelaku usaha di Jabodetabek, Gunung Putri, Karawang dan Banten Utara. Ditargetkan, bila tak ada kendala teknis yang berarti, semua permintaan sambungan listrik untuk kelompok bisnis dan industri yang terdaftar dalam program 1000 MW dinyalakan pada 15 Desember 2010. PLN telah berkomitmen untuk melayani setiap permintaan sambungan listrik dengan prosedur yang lebih mudah, transparan, proses yang cepat, dan biaya yang pasti. Terkait program penyambungan 1000 MW tersebut PLN mengundang para pelanggan, khususnya industri dan bisnis yang baru tersambung listriknya untuk hadir di acara temu pelanggan pada tanggal 15 Desember 2010 jam 10.00 – 12.00 WIB di Hall C Kemayoran Jakarta. (arh)
|





















hsngxrg http://paydayloanslks.com/ pa...
ugpddei http://paydayloanslks.com/ pa...
vqfdcfe http://paydayloanslks.com/ pa...
This statement might be sweeping but ...
Slippers Christian Louboutin Altadama...