| Kongres Rakyat Lingkar Tambang Diwarnai Stempel Darah |
|
|
|
| Oleh Ardianto |
| Kamis, 20 Januari 2011 08:47 |
Benete, Tambangnews.com.- Sebagai bentuk dukungan penuh masyarakat terhadap keinginan pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengakuisisi 7 persen saham PT. Newmont Nusa Tenggara, warga lingkar tambang mengadakan Kongres Rakyat yang diwarnai stempel darah oleh peserta kongres yang terdiri dari berbagai element masyarakat.“Melalui kongress rakyat ini kami masyarakat lingkar tambang mendesak pemerintah pusat untuk memberikan saham 7 persen bagi KSB, mengesahkan pemberlakuan Perda nomor 1 tahun 2010 dan melibatkan Pemda KSB dalam revisi KK PTNNT.” terang Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Lingkar Tambang (FKLMT), Marlin Sari, dihadapan seratusan peserta kongres rakyat. Rabu (19/1). Dijelaskan Olan Marlin, sedah menjadi keharusan bagi Sumbawa Barat untuk mendapatkan saham 7 persen yang akan di lepas newmont, karena akan berimbas langsung pada pendapatan daerah yang selama ini hampir seluruhnya berasal dari sektor tambang. “96 persen PDRB kita berasal dari sektor pertambangan. Kalau KSB tidak mendapat saham 7 persen maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari keberadaan tambang didaerah ini,” jelasnya. Hal senada juga ditegaskan Anggota DPRD KSB. Syaefullah S.Pt, menyatakan, kongres rakyat tersebut merupakan bagian tidak terpisahkan dari gerakan bersama pemerintah daerah, DPRD dan seluruh masyarakat untuk mendapatkan azas manfaat dari keberadaan tambang. “Golkar siap berada di barisan terdepan bersama rakyat untuk memperjuangkan saham 7 persen, Perda nomor 1 dan revisi KK. DPRD juga siap untuk mengantarkan langsung aspirasi rakyat tersebut ke pemerintah pusat,” tegasnya. Anggota DPRD yang juga ketua DPD Golkar KSB itu meminta masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak membenci PTNNT, karena bagaimanapun perusahaan itu merupakan aset KSB sekaligus mitra pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan. Selain diisi dengan orasi secara bergantian dari sejumlah komponen dan pernyataan sikap dukungan dari seluruh kepala desa dan komponen masyarakat lainnya, kongres rakyat juga diisi dengan penandatanganan tuntutan komponen masyarakat lingkar tambang yang ditandatangani dengan cap jempol darah oleh seluruh Kades. Kongres rakyat yang bertempat di lapangan utama kecamatan maluk yang direncanakan digelar pada pukul 11 siang itu, terpaksa diundur pada pukul 13.30 wita karena derasnya hujan yang mengguyur sejak pagi hari. Akibatnya, jumlah peserta yang ditargetkan mencapai 2000 lebih, hanya dihadiri seratusan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Sumbawa Barat. Sementara itu pelaksanaan kongres itu sendiri tidak sampai menimbulkan gangguan terhadap kegiatan operasi PTNNT di Batu Hijau. Hanya saja ratusan personil Kepolisian kemarin terlihat berjaga-jaga di sejumlah fasilitas penting milik perusahaan itu, termasuk di pintu gerbang utama (gate) Benete. Polres Sumbawa Barat mengerahkan 250 personil dari Polres dan Polsek untuk mengamankan kegiatan kongres rakyat lingkar tambang yang digelar di kecamatan Maluk. “Selain itu kami juga diback up oleh 90 personil Brimob dari Kompi Brimob Sumbawa yang ditempatkan di Kecamatan Alas Sumbawa,” jelas Kabag Ops Polres KSB, Kompol Fedriansyah kepada wartawan.(sn09) |





Benete, Tambangnews.com.- Sebagai bentuk dukungan penuh masyarakat terhadap keinginan pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengakuisisi 7 persen saham PT. Newmont Nusa Tenggara, warga lingkar tambang mengadakan Kongres Rakyat yang diwarnai stempel darah oleh peserta kongres yang terdiri dari berbagai element masyarakat.














hsngxrg http://paydayloanslks.com/ pa...
ugpddei http://paydayloanslks.com/ pa...
vqfdcfe http://paydayloanslks.com/ pa...
This statement might be sweeping but ...
Slippers Christian Louboutin Altadama...