Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Utama Terkait Klaim Dodo Rinti, Belum Ada Pengakuan Hak Ulayat Di NTB
Terkait Klaim Dodo Rinti, Belum Ada Pengakuan Hak Ulayat Di NTB PDF Cetak E-mail
Oleh Fajar Rachmat   
Minggu, 07 Juni 2009 18:54
Sumbawa, Tambangnews.com.- Sekretaris Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Sumbawa  H Hafad SH menjelaskan sepengetahuannya selama ini belum pernah ada yang namanya hak ulayat yang diakui diwilayah NTB. Menurutnya pernah diadakan penelitian mengenai adat Bayan Lombok Utara, namun hasilnya adalah ternyata hak ulayat itu tidak ada.

Diakuinya secara nasional memang banyak ditemukan masyarakat adat yang mempunyai hak ulayat seperti di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Dan keberadaaan mereka diakui secara legalitas formal melalui Keputusan Menteri Negara Agraria no 5 Tahun 1999 maupun UUPA no 5 Tahun 1960.

Hal ini disampaikan H Hafad menanggapi keinginan kelompok masyarakat yang menamakan dirinya Komunitas Adat Lawin saat mengadakan pertemuan dengan pihak Pemda di kantor Bupati Kamis (4/6) lalu. Dalam pertemuan tersebut, puluhan warga yang berpakaian adat lengkap ini didampingi Pimpinan Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sumbawa, Jasardi Gunawan, S.Ip.

Kedatangan mereka ini diterima oleh Sekda Sumbawa H Mahmud Abdullah didampingi Kabag Pemerintahan, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas terkait.Namun sayang pertemuan ini dilakukan secara tertutup dan wartawan dilarang masuk. Sekda Sumbawa Mahmud Abdullah kepada wartawan mengatakan kedatangan masyarakat lawin ini ingin diakui hak adatnya. Namun Sekda berpendapat sikap pemerintah tetap mengacu kepada UU dan peraturan yang berlaku. Untuk itu, pihaknya akan mempelajari dulu pengakuan itu prosesnya seperti apa,  harus sesuai dengan UU yang berlaku.

“Untuk mengakui itu Pemerintah tidak bisa serta merta langsung menetapkan tapi harus dipelajari dulu. Harus ada proses,kita akan mencari jalan keluarnya.Nanti ada tim teknis yang akan meneliti dan mengkaji persoalan itu. Karena ini menyangkut dengan sejarah Sumbawa , maka pihaknya juga akan melibatkan pihak budayawan.” ungkapnya sambil menambahkan bahwa kedatangan warga ini berkaitan dengan rencana eksplorasi tambang PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) di wilayah tersebut.

Sebelumnya, ditempat yang sama Datuk Suganda RHD Koordinator masyarakat adat Lawin kepada wartawan mengatakan Mereka ini adalah keturunan dari Datu Awan Kuning eks kedatuan suri mengklaim lahan tersebut sebagai lahan eks Kedatuan Suri leluhur mereka. Blok Dodo, Selesek dan Sury seluas 20 ribu hektar merupakan tanah ulayat eks Kedatuan Sury yang hingga kini masih sebagai tempat menggantungkan hidup secara ekonomi social dan ritual komunitas.

Ditambahkannya, apapun bentuk pemanfaatan yang berkenaan dengan wilayah tersebut (pertambangan, HPH dan lainnya) agar dikoordinasikan dengan komunitas adat yang juga memiliki hak asal-usul secara turun temurun. Termasuk terkait isu ekplorasi PT. NNT, mereka minta dilibatkan. Serta meminta izin untuk mengelola sendiri secara swadaya pertambangan di kawasan tersebut. Bilamana diberikan izin, lanjut Dato’, maka pihaknya meminta kompensasi materiel dari pemanfaatan tanah tersebut. Kemudian memperioritaskan tenaga kerja dari komunitas adat serta pemberdayaan khusus pada komunitas adat. (Sn-06)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Anonymous   |125.167.181.xxx |2009-11-01 17:59:21
na luku reko e gesa silong me jangka ne..to beru bao bakal kam
gesa
Prado   |125.167.144.xxx |2010-09-08 14:27:15

ayang benar e,, me lakooan ya belai long.. harus aha tau nu nampar nyan
nyan aho.. yam re...?
sukiman   |202.70.58.xxx |2009-12-26 05:34:07
masyarakat adat dapat dilihat pada tiga dimensi yaitu, adat istiadat,
self governing community, dan resourse (sumber daya alam). jika di dalam
masyarakat adat lawin memiliki tiga demensi tersebut dengan kekhasannya sendiri
dengan desa-desa lain maka memang benar komunitas tersebut adalah komunitas
adat, terlepas dari legal formalnya. toh juga selama ini UUPA no. 5 th 1960
merupakan produk legal yang sifatnya sentralistik, yaitu formulasi kebijakan
yang elitis dan rekayasa politik. masyarakat lawin harus kita lihat sebagai
kekayaan sosial capital masyarakat sumbawa sehingga pengakuan terhadap
kepemilikan yang bersifat adat tidak mungkin serta merta lahir jika tidak
memiliki historis yang dapat dipertanggungjawabkan...saran saya bahwa pemerintah
pusat, propinsi dan daerah bukan hanya mengejar pembangunan ekonomi yang
berjangka pendek dan melindungi kapitalisme semata tetapi coba keseimbangan
kebijakan yang bersifat ak...
sct,big samawa  - adat     |125.164.124.xxx |2010-01-04 16:25:27
lanjutkan perjuangan adat,,pt.nnt boleh masuk yg penting selesaikan dulu hak
masyarakat lingkar tambang.saya rasa dengan di klaimnya tanah oleh masyarakat
lawin itu hal yg wajar saja,.karna itu adalah tanah adat,atau peninggalan nenek
moyang mereka.memeng susah elit politik jaman sekarang,cuman mau ngambil
keuntungan nya saja.tidak pernah memikirkan masyarakat.,padahal masyarakat itu
sendiri yg akan mendapatkan dampak yg besar terhadap tambang.sedangkan pejabat
pejabat asik menikmati uang haram,di luar kota
Anonymous   |125.167.182.xxx |2010-04-24 18:32:03
gmn kbr terbarunya y.........!!
da yg bilang dah mulai jalan pi kok
pt.nnt lum da kbrnya
tunjukkan lo pt.nnt tu da niat baik
Arie Sandro Delpiero   |125.167.144.xxx |2010-08-30 17:33:26
gi mana kabar terbarunya.... udah 5 tahun qta nunggu kapan PT.NNT khusus
dodorintih mulai operasi, bila udah mulai baiknya prioritaskan dulu pekerja asal
sumbawa baru dari luar, biar gak ada kesenjangan sosial. kalau tujuannya memang
ingin mensejahterakan masyarakat sumbawa ya baiknya berdayakan dulu pekerja di
lingkar tambang jangan yang diluar dulu yang diambil.....
kalau masalah skill,
bila niat pt. nnt bisa kok mengadakan pelatihan sebelum dipekerjakan. saya rasa
masyarakat sumbawa gak kalah gigih untuk bekerja.
kita tunggu kabar terbarunya.
agus   |222.124.156.xxx |2010-11-17 02:03:32
melok rungan aman (aliansi masyarakat adat nusantara
Anonymous   |182.0.42.xxx |2011-01-01 18:31:08
e newmont balong jatu desa lawin ke lebangkar nan,,,,,ap nan semata baeng
tana,,,,na no ya mu ingo ap mu kualat mudi
Anonymous   |182.0.42.xxx |2011-01-01 18:41:50
gwa sebagai warga lokal mendukung bangat akan kedatangan newmont lagi,,,,tapi
gwa saranin ama lu newmont dengarin dulu apa permintaan warga lingkar tambang
terutama lawin city???????ingat lo walaupun newmont punya duit banyak gak bisa
seenaknya berkuasa soalnya tanah yang akan newmont tambang tu bukan tanah lepas
atau gak ada pemiliknya melainkan tu tanah punya masarakat lawin dan lebangkar
yang sah dan mempunyai surat kepemilikan yang masi asli????????????
Anonymous   |182.0.42.xxx |2011-01-01 18:48:24
buat masyarakat adat cek bocek slesek berjuang terus ya,,,,,,,,perjuangkan hak
kalian jangan sampe orang asing masuk tapak permisi ke daerah kalian,,,,,,,hidup
cek bocek slesek maju terus pantang mundur????????????
Anonymous   |182.0.42.xxx |2011-01-01 19:01:52
kalau PT NNT masuk gwa saranin kalo memang gak mau ada permasalahan lagi ma
msyarakat lokal????material yang di ambil di dodo besok gwa saranin di klola di
sana aja????gak us pake acara mau bawa ke batu hijau segala gak bener
tu????seharusnya di mana ngambilnya ya di situ di klolanya????????/benar gak
cing??????????????
Anonymous   |182.0.42.xxx |2011-01-01 19:07:29
we newmont e coba kotar mo tama kadu????ap kamai sebagai pemuda lokal ka
tu bosan mo nganggur??????kotar mo mentu tu kaun si???????
ade   |180.249.188.xxx |2011-06-13 05:46:19
PT NNT harus lebih tranparan dan lebih melakukan pendekatan terhadap masyarakat
lingkar tambang,kalau ingin tak ada kendala di kemudian hari
nanang satria  - '''''''''     |222.124.36.xxx |2011-08-08 13:34:10
pariri lema sarea apa ade ya akan tubutukan pang masa yang akan
datang..... na sampai tana samawa ketinggalan.... saling sakiki gama na....
saling tulung gama na........ lema tu saling sanyaman. tu tari mo newmont ta? MA
NYAMAN ka telas desa darat...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional 10 Februari 2012, 11.23 Administrator Nasional
Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun 10 Februari 2012, 11.19 Administrator Nasional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi 10 Februari 2012, 11.02 Administrator Utama
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan

Berita Terbaru

Last Update:
10-02-2012 04:23
[cached @23:20]