Selasa, 22 Mei 2012
Home Berita Utama Galian C Poto Batu Makin “Menggila”
Galian C Poto Batu Makin “Menggila” PDF Cetak E-mail
Oleh Ardianto   
Minggu, 23 Januari 2011 20:15
Taliwang, Tambangnews.com.- Pantai Poto Batu kembali menjadi pembicaraan yang hangat. Dimulai dengan tidak tegasnya sikap pemerintah daerah pada pelaku penambangan, sampai dengan keluhan pengguna jalan yang telah lama disuarakan namun belum juga mendapat respon yang positif dari pemerintah setempat.

“ Galiannya yang semula berhadapan langsung dengan pintu masuk ke pantai Poto Batu, sekarang sudah melebar sekitar 200 meter dari penambangan semula.” Tutur Erwansyah, warga kecamatan jerewh, yang pengguna rutin jalan satu-satunya yang menghubungkan kecamatan taliwang dengan daerah selingkar tambang itu. Minggu (23/1).

Ia mengeluhkan kondisi badan jalan yang sempit dan berlumpur akibat dari adanya aktivitas pengerukan dan pengangkutan material batuan di sepanjang jalur perbukitan yang bisa membahayakan pengguna jalan.

“Jika melintas dijalan itu, saya selalu was-was, takut terjadinya longsoran tebing yang kondisinya sangat berpotensi untuk ambrol.” Keluh Irwansyah.

Keluhan senada juga diungkapkan oleh H. Karyadi, seorang sopir bus jurusan Taliwang-Maluk yang harus ekstra hati-hati bila melewati jalan tersebut.

“jalanya kecil dan becek, saya harus hati-hati melaluinya demi keselamatan penumpang.” Ujar H.Karyadi.

Untuk itu ia berharap, perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi badan jalan yang saat ini cukup rusak parah, dapat diperbaiki demi kelancaran transportasi darat yang setiap hari ramai dilakui masyarakat.

“Saya tidak pernah minta apa-apa pada pemerintah, tapi kalau boleh saya berharap, perbaikilah kondisi badan jalan serta hentikan aktivitas penambangan agar para pengendara merasa aman melewati jalan itu.” Harapnya.

Beberapa waktu lalu, kepala dinas ESDM, Hajamuddin, menjelaskan, aktifiatas penambangan galian C di bukit Poto Batu telah berakhir dan saat ini masih dalam tahap reklamasi. Namun apa yang terlihat sekarang ini sungguh sangat memprihatinkan.

“Tidak ada perluasan penambangan di bukit Poto Batu, saat ini sedang dilakukan reklamasi.” Terangnya singkat kala itu.

Dari pantauaun media ini, Kondisi jalur Poto Batu memang hampir setahun terakhir mulai dikeluhkan warga. Ini dimulai sejak adanya kegiatan pengambilan material batuan di sepanjang jalur perbukitan yang berhadapan langsung dengan jalan raya. Pihak pengelola sendiri nampaknya tak mengikuti prosesdur pengamanan yang layak khusunya bagi keselamatan pengguna jalan, seperti  tanda hati-hati karena dilokasi ada kegiatan penggalian.selain itu,  pihak pengelola tidak mengatur sedemikian rupa proses pemuatan hasil galiannya dengan menyediakan tempat parkir khusus bagi truk pengangkut.

Meski demikian. Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) KSB sendiri mengklaim, pihaknya telah beberapa kali menegur dan mengarahkan pihak pengelola agar melakukan penggalian sesuai sesuai aturan terutama agar tidak menganggu aktivitas lalu lintas di sekitar jalur Poto Batu. Namun fakta di lokasi berkata lain. Pihak pengelola seolah tidak menggubris himbauan pemerintah dan justru semakin memperparah kondisi jalur lalu lintas yang menjadi urat nadi penghubung satu-satunya warga lingkar tambang dengan wilayah ibukota KSB. (Sn09)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 01:18
[cached @21:48]