| Mustakim: Kekisruhan di PTNNT Hanya Untuk Menaikan Posisi Tawar Oknum |
|
|
|
| Oleh Arif Hidayat |
| Rabu, 26 Januari 2011 09:05 |
Jakarta, Tambangnews.com.- Meskipun Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) telah mengadakan pertemuan di Ditjen ESDM namun gejolak masih tetap berlanjut. Padahal salah satu kesepakatan dari hasil pertemuan Juma'at (21/01) tersebut adalah disepakati agar kegiatan operasional PTNNT dapat berjalan dengan baik dan kondusif mulai penambangan, pengolahan dan pengapalan konsentrat tidak mengalami hambatan.Mantan wakil Ketua DPRD KSB Mustakim Patawari Lm melalui grup Facebook Sumbawanews.com menjelaskan bahwa kekisruhan yang terjadi di PTNNT hanya GERTAKAN atau semacam menaikan posisi tawar oknum yang merasa berkuasa di daerah beserta kroni-kroninya. "Yang terjadi dan disaksikan rakyat adalah panggung depan, sementara panggung belakang ada lobi yang sedang berjalan." ungkap Ketua KNPI KSB ini. Kalau lobi itu untuk rakyat sih nggak masalah tapi yang jadi soal ketika lobi itu untuk kepentingan elit dan kekuasaan ansich. Wallahu'alam, jelasnya. Menurut Mustakim yang harus diingat kita ini NKRI, jadi ada kepentingan lebih besar dibandingkan kepentingan elit KSB, dan juga patut diingat bahwa PTNNT itu tidak menjadi urusan Indonesia saja tapi ada kepentingan internasional yang ikut menetukan. "Elit tahu itu tapi rakyat belum tentu semua paham, termasuk yang dimobilisir demo jauh dari pemahaman itu." ungkapnya. Terkait dengan beberapa oknum penguasa yang juga ikut mengompori rakyat, Mustakim melihat ada pendekar berwatak buruk. "Sudah banyak yang tahu kalau dari awalnya memang banyak "Pendekar Berwatak Buruk "... jika di sandiwara Kamandanu ada rawedeng dkk, maka di KSB ada "si kancil dan buaya ", permainan itu nampak jelas." tegas Mustakim menganologikan keberadaan oknum tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pada Selasa (25/01) kemarin telah diadakan pertemuan di Kantor DPPKA yang dipimpin oleh salah satu oknum PNS dikantor tersebut. Dalam pertemuan yang diikuti oleh sseluruh Kades se-KSB disepakati untuk mendemo kembali PTNNT Pada Kamis (27/01) besok. Demo ini akan dikordinir oleh Forum Komunikasi kepala Desa (FK2D) KSB dengan target akan mengerahkan massa minimal 2000 orang. Dalam perencanaan FK2D akan mengerahkan minimal 1 bus dengan penumpang 40 dari masing-masing desa yang ada di KSB. "Kepala desa yang terlibat dalam aksi tersebut dijanjikan dana sebersar Rp1Milyar pertahun, jika KSB berhasil memperoleh saham divestasi 7%." ungkap Sumber Sumbawanews.com yang enggan disebutkan identitasnya. (sn01) |





Jakarta, Tambangnews.com.- Meskipun Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) telah mengadakan pertemuan di Ditjen ESDM namun gejolak masih tetap berlanjut. Padahal salah satu kesepakatan dari hasil pertemuan Juma'at (21/01) tersebut adalah disepakati agar kegiatan operasional PTNNT dapat berjalan dengan baik dan kondusif mulai penambangan, pengolahan dan pengapalan konsentrat tidak mengalami hambatan.











New speeches essays paper writing cor...
mysnmb http://paydayloanslkc.co.uk/ s...
thank you for sharing!it is good arti...
aelsmkke http://paydayloanslkc.co.uk/...
unahxd http://paydayloanslkc.com/ pay...