Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Pertemuan Pemda KSB dan Newmont Deadlock
Pertemuan Pemda KSB dan Newmont Deadlock PDF Cetak E-mail
Oleh Arif Hidayat   
Sabtu, 29 Januari 2011 21:58
Jakarta, Tambangnews.com.- Pertemuan antara Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan pihak PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) pada Jum'at (28/01/2011) ternyata menemui jalan buntu alias Deadlock.

"Pertemuan yang rencananya hanya dilakukan antara pihak Pemerintahan KSB dan PTNNT ternyata juga dihadiri oleh berbagai pihak lain tidak menghasilkan keputusan apa-apa." ungkap Asisten II Setda KSB, Ir. M. saleh kepada Sumbawanews.com, Sabtu (29/01) malam.

Menurutnya pertemuan tersebut dilakukan di Hotel Park Lane Jakarta dimulai pukul 14.00 wib dan berakhir pukul 15.30 wib. "Tidak ada kata sepakat sama sekali karena seharusnya yang menjadi pembicaraan adalah masalah rumah tangga KSB dengan pihak PTNNT, jadi instansi lain tidak perlu dilibatkan dalam pertemuan tersebut." ungkap Saleh.

Disampaikannya pihak KSB yang hadir diantaranya Bupati KSB, Asisten II, kepala DPPKA, Kadistamben, ketua dan wakil ketua serta dua anggota komis II DPRD KSB. Sedangkan pihak PTNNT diantaranya Dirut PTNNT Martiono, Senior Eksternal Manager PTNNT Arif Perdanakusuma, Lalu Mahfi dan Rio Ogama.

Beberapa Instansi lainnya seperti dari Kementerian perdagangan, Kemenkeu, BKPM, KESDM, Distamben NTB dan perwakilan Pemrov NTB juga diundang dalam pertemuan tersebut serta direktur Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Bambang Gatot Ariyono sebagai fasilitator.

"Kami tidak sepakat pihak luar hadir dalam pertemuan itu, karena jelas-jelas dalam pertemua tanggal 21 Januari 2011 di Ditjen ESDM disepakati Pemda KSB dengan PTNNT akan segera melakukan pertemuan untuk merumuskan hal-hal yang berkaitan dengan semangat transparansi kegiatan operasional PTNNT." jelas Saleh.

Karena tidak ada sepakat, maka akhirnya diputuskan coffe Breaks sekitar pukul 15.30 Wib. Namun beberapa saat kemudian Dirjen Minerba Bambang Setiawan datang kelokasi pertemuan.

"Pak Bupati KSB Dr.KH.Zulkiflimuhadli, SH, MM dipanggil oleh Dirjen ESDM dan berbicara empat mata dalam ruangan tertutup." ungkap Saleh.

Mereka mengakhiri pertemuan sekitar pukul 20.00 wib, "Ya setelah itu kita bubar." ungkap saleh dan tidak merinci apa saja pembicaraan antara Bupati KSB dengan Dirjen Minerba.

Saleh berharap jika kelak ada pertemuan lanjutan, maka yang bertemu hanya dari unsur pemerintahan KSB dan PTNNT, "Kalau tetap melibatkan pihak luar maka tidak akan dicapai kesepakatan." pungkasnya seraya menegaskan ini akan menjadi bumerang bagi PTNNT.(sn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
LAST_UPDATED2
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @17:49]