Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Utama Serat Rami Bisa Jadi Bahan Baku Tabung Gas
Serat Rami Bisa Jadi Bahan Baku Tabung Gas PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 09 Juni 2009 20:58
Jakarta, Tambangnews.com.- Serat rami bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tabung gas. Hasilnya tabung lebih kuat ketimbang dari bahan pelat baja.

Demikian Siaran IPTEK VOICE di Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Selasa, 9 Juni 2009 pukul 08.00 - 09.00 WIB mengulas topik Tabung Gas dari Serat Rami, wawancara melalui telepon dengan narasumber Prof. Tresna P.Soemardi, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Depok.

Menurut Tresna tanaman rami bisa dibilang serbaguna, mulai dari pucuk daun hingga akarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, a.l. sebagai bahan baku untuk seragam militer, batangnya bisa dibuat jadi kayu bakar, dan daunnya bisa sebagai pakan ternak.

Berpijak pada hal tersebut, Tresna P Soemardi, tergerak menawarkan solusi alternatif bahan baku tabung gas yang memiliki kekuatan sebanding bahkan lebih baik dari pelat baja. Meski memiliki kekuatan yang lebih besar, bahan yang berasal dari komposit serat alam epoxy itu tetap didesain dengan ringan serta tahan karat. Komposit serat alam epoxy selain lebih ramah lingkungan juga dapat diproduksi secara bekelanjutan.

"Tanaman rami kaya akan serat (bast plant). Tanaman rami yang bernama latin boehmeria nivea itu mudah tumbuh dan berkembang di wilayah tropis, sehingga bahan bakunya mudah diperoleh di Indonesia yang sangat kaya ini. Tanaman rami sangat cocok dikembangkan di wilayah Indonesia bagian barat yang memiliki iklim basah." Jelasnya dengan alasan tanaman itu memerlukan curah hujan cukup banyak sepanjang tahun.

Keunggulan Komponen pendukung kekuatan serat rami adalah kadar selulosa yang mencapai 45-53 persen, sedangkan lignin sebagai komponen yang merugikan bahan komposit hanya 21-26 persen. Tanaman rami memiliki sifat mekanis dengan kekuatan 1050 Mega Pascal (Mpa), modulus young 61,5 Gpa, massa jenis 1,5-1,6 gram/cm3 dan panjang serat 60-260 milimeter. Penggunaan serat tanaman rami sebagai bahan komposit didasarkan pada pertimbangan bahan itu tidak mudah retak, lebih kuat, dan dapat meredam getaran.

"Saat gas Elpiji ditampung dalam tabung komposit serat rami epoxy, antara gas Elpiji dengan komposit tidak akan terjadi reaksi kimia karena epoxy memunyai sifat baik sekali terhadap daya tahan resin. Lebih dari itu, material tabung komposit bersifat plastis. Artinya, pada saat diberi beban besar sifat elastisnya menurun akibat konsentrasi tegangan yang melebihi batas bahan. Tabung gas dari serat rami sangat ringan serta tahan karat, ramah lingkungan, dan lebih artistik." jelas Tresna panjang lebar.

Namun Tresna memberi catatan, kekuatan suatu material komposit sangat ditentukan oleh sifat-sifat bahan pembentuknya. Selain itu kekuatan juga ditentukan oleh orientasi sudut dan ketebalan lapisan. Apabila kekuatan serat dan matrik terdapat perbedaan yang cukup jauh, hal tersebut akan menyebabkan serat rami dan matrik patah.

"Dalam proses pembuatan komposit, bisa terdapat kegagalan a.l. yang disebabkan oleh faktor kesalahan pengerjaan. Agar tabung komposit serat rami epoxy tidak tergores maupun terbentur dengan benda keras lainnya, alangkah baiknya dilapisi pelat almunium. Namun demikian, ada kekurangan dari serat rami ini, yaitu bisa menjadi suatu bubuk atau serbuk atau bisa juga mengalami kebusukan atau kehancuran. Bahkan dalam jangka panjang bisa mengalami kerapuhan." Pungkas Tresna. (tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Anonymous   |125.167.90.xxx |2009-10-23 21:09:58
fdert
Buntu Sijagat  - tambah satu lagi manfaat serat rami   |202.70.54.xxx |2009-12-28 18:17:55
hasil-hasil litbang di negeri ini cukup banyak membuahkan hasil, terutama
bersumber dari sumberdaya alam lokal seperti tanaman rami. terakhir sebagai
bahan baku tabung gas, inovasi-inovasi sebelumnya adalah: pakaian antipeluru
berlapis serat rami (LIPI + litbang Hankam), cabin pesawat, pengganti pintu
kendaraan, amotor boat, termasuk bahan pelapis fiber SKKL (kabel bawah laut).
Sementara untuk bahan baku subsitusi tekstil ketergantungannya mencapai 97%
harus impor dari negara-negara produsen, China dan philipina sebagai negara
importir.
Jika dilihat dari kajian ekonomi memang cukup menjanjikan, bahkan 5
tahun lalu setidaknya Kosperindo, dan pemerintah daerah (Jateng) juga telah
mengembangkan tanaman ini untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tekstil tersebut.
Yayasan Pesantren Darrusalam (garut) yang dipelopori Ibu Hj. Aminah Mas'aad
telah mendapat respon dan kepercayaan dari pemda Jabar, diantaranya menghasilkan
produk kain ...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah 08 Februari 2012, 21.58 Administrator Nasional
PLTU Tanjung Jati B Andalan Pasokan Jawa Tengah
Cost Recovery Shale Gas 100% 08 Februari 2012, 21.56 Administrator Nasional
Cost Recovery Shale Gas 100%
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri 08 Februari 2012, 21.54 Administrator Nasional
Operasi PLTU Tanjung Jati Unit 4 Momen Tepat Dorong Industri
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation 08 Februari 2012, 21.49 Administrator Utama
Presiden SBY Menerima CEO Sumitomo Corporation

Berita Terbaru

Last Update:
09-02-2012 16:45
[cached @13:20]