Kamis, 31 Juli 2014
Home Berita Utama Serat Rami Bisa Jadi Bahan Baku Tabung Gas

Daerah

 
Serat Rami Bisa Jadi Bahan Baku Tabung Gas PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 09 Juni 2009 20:58
Jakarta, Tambangnews.com.- Serat rami bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tabung gas. Hasilnya tabung lebih kuat ketimbang dari bahan pelat baja.

Demikian Siaran IPTEK VOICE di Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Selasa, 9 Juni 2009 pukul 08.00 - 09.00 WIB mengulas topik Tabung Gas dari Serat Rami, wawancara melalui telepon dengan narasumber Prof. Tresna P.Soemardi, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Depok.

Menurut Tresna tanaman rami bisa dibilang serbaguna, mulai dari pucuk daun hingga akarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, a.l. sebagai bahan baku untuk seragam militer, batangnya bisa dibuat jadi kayu bakar, dan daunnya bisa sebagai pakan ternak.

Berpijak pada hal tersebut, Tresna P Soemardi, tergerak menawarkan solusi alternatif bahan baku tabung gas yang memiliki kekuatan sebanding bahkan lebih baik dari pelat baja. Meski memiliki kekuatan yang lebih besar, bahan yang berasal dari komposit serat alam epoxy itu tetap didesain dengan ringan serta tahan karat. Komposit serat alam epoxy selain lebih ramah lingkungan juga dapat diproduksi secara bekelanjutan.

"Tanaman rami kaya akan serat (bast plant). Tanaman rami yang bernama latin boehmeria nivea itu mudah tumbuh dan berkembang di wilayah tropis, sehingga bahan bakunya mudah diperoleh di Indonesia yang sangat kaya ini. Tanaman rami sangat cocok dikembangkan di wilayah Indonesia bagian barat yang memiliki iklim basah." Jelasnya dengan alasan tanaman itu memerlukan curah hujan cukup banyak sepanjang tahun.

Keunggulan Komponen pendukung kekuatan serat rami adalah kadar selulosa yang mencapai 45-53 persen, sedangkan lignin sebagai komponen yang merugikan bahan komposit hanya 21-26 persen. Tanaman rami memiliki sifat mekanis dengan kekuatan 1050 Mega Pascal (Mpa), modulus young 61,5 Gpa, massa jenis 1,5-1,6 gram/cm3 dan panjang serat 60-260 milimeter. Penggunaan serat tanaman rami sebagai bahan komposit didasarkan pada pertimbangan bahan itu tidak mudah retak, lebih kuat, dan dapat meredam getaran.

"Saat gas Elpiji ditampung dalam tabung komposit serat rami epoxy, antara gas Elpiji dengan komposit tidak akan terjadi reaksi kimia karena epoxy memunyai sifat baik sekali terhadap daya tahan resin. Lebih dari itu, material tabung komposit bersifat plastis. Artinya, pada saat diberi beban besar sifat elastisnya menurun akibat konsentrasi tegangan yang melebihi batas bahan. Tabung gas dari serat rami sangat ringan serta tahan karat, ramah lingkungan, dan lebih artistik." jelas Tresna panjang lebar.

Namun Tresna memberi catatan, kekuatan suatu material komposit sangat ditentukan oleh sifat-sifat bahan pembentuknya. Selain itu kekuatan juga ditentukan oleh orientasi sudut dan ketebalan lapisan. Apabila kekuatan serat dan matrik terdapat perbedaan yang cukup jauh, hal tersebut akan menyebabkan serat rami dan matrik patah.

"Dalam proses pembuatan komposit, bisa terdapat kegagalan a.l. yang disebabkan oleh faktor kesalahan pengerjaan. Agar tabung komposit serat rami epoxy tidak tergores maupun terbentur dengan benda keras lainnya, alangkah baiknya dilapisi pelat almunium. Namun demikian, ada kekurangan dari serat rami ini, yaitu bisa menjadi suatu bubuk atau serbuk atau bisa juga mengalami kebusukan atau kehancuran. Bahkan dalam jangka panjang bisa mengalami kerapuhan." Pungkas Tresna. (tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar