Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Peta Indotan Penunjuk Keberadaan Emas di Sumbawa Barat
Peta Indotan Penunjuk Keberadaan Emas di Sumbawa Barat PDF Cetak E-mail
Oleh Ardianto   
Selasa, 01 Februari 2011 22:35
Taliwang, Tambangnews.com.- Maraknya aktivitas Penambangn Tanpa Izin (PETI) yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diduga terjadi karena para penambang yang pada umumnya berasal dari daerah setempat mengantongi peta PT.Indotan dalam menentukan titk lokasi penambangan yang banyak mengandung kadar emas.

hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi III DPRD KSB, Kaharuddin Umar, pada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

            “ Saya mendengar sendiri dari warga, mereka menyebutkan istilah dan simbol yang tertera dalam peta untuk menentukan dan mengetahui keberadaan temen-teman mereka yang sedang melakukan penggalian.” Ungkap Kaharuddin Umar.

            Dipaparkanya. Ia pernah diperlihatkan peta tersebut dan secara jelas terlihat bahwa lembaran yang memuat data pemetaan geologi wilayah Lamunga itu menggunakan kop PT Indotan, salah satu perusahaan tambang yang saat ini tengah melakukan ekplorasi di mana Lamunga masuk sebagai bagian wilayah konsesinya.

“ Yang saya tak habis fikir, mengapa data penting dan sangat rahasia bagi perusahaan tambang sebesar PT Indotan bisa jatuh ke tangan warga dan digunakan secara bebas,” papar Kaharuddin Umar.

            Disinggung masalah bukit Fakirum kelurahan Sampir yang saat ini ramai didatangi warga, ia menyebutkan, secara geografis lokasi Lamunga dan bukit Pakirum berdampingan. Namun penggalian di bukit Fakirum itu tidak ditentukan dengan menggunakan peta geologi PT Indotan.

“ Memang masuk dalam wilayah konsesi Indotan, tapi orang pertama yang menemukan adanya kandungan emas yang cukup tinggi di bukit Fakirum, adalah orang yang melakukannya dengan cara mistis.” Jelasnya.

Maraknya aktifitas PETI di wilayak kabupaten Sumbawa Barat sangat disayangkan oleh Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, ia menilai pemerintah daerah terlalu lamban mengantisipasi sehingga dampaknya saat ini sudah mulai di keluhkan warga

“Pemerintah harus segera mencari cara untuk menanggulanginya, terutama terhadap dampak yang akan ditimbulkan dari aktiftas penambangan dengan mengawasi gelondongan yang saat ini dikeluhkan warga karena bahan kimia beracun langsung dibuang ke danau Lebo.” Tegas Kaharuddin Umar, seraya menambahkan bakwa komisinya akan segera memanggil dinas terkait, terutama dinas ESDM agar segera menertibkan gelondong yang membuang limbahnya ke danau lebo.(sn09)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @18:49]