| Sepuluh Tahun Belum Tersentuh Bantuan Newmont |
|
|
|
| Oleh Usep Syarif |
| Rabu, 10 Juni 2009 07:59 |
Sumbawa Barat, Tambangnews.com.- Program pemberdayaan terhadap masyarakat di lingkar tambang PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) ternyata sebagian warga terabaikan. Tiga kali mengajukan proposal untuk minta bantuan, tak satu pun lolos. Kini nasib Ronta, seorang pandai besi di Maluk Loka hanya bisa pasrah menjalankan usahanya dengan apa adanya.“Sejak tahun 1969 saya tinggal di Maluk. Dulunya daerah ini hanya berupa hutan belantara. Seiring berjalan waktu dengan adanya tambang, Maluk sudah menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi usaha kami tetap sulit maju,” ungkap Ronta di sela-sela kegiatannya membuat parang (golok). Menurut Ronta, dalam sebulan hanya bias menghasilkan parang antara 10 sampai 20 buah, padahal permintaan cukup banyak. Semua itu karena tidak tersedianya bahan dan modal, termasuk minimnya alat yang dimiliki. Padahal, dari kegiatannya membuat parang itu, Ronta telah merekrut 2 orang pekerja, namun terkadang kegiatannya membuat parang terhenti ketika sudah tidak ada bahan. “Sekarang saja banyak pesanan, tetapi tidak bisa dilayani karena tidak tersedianya bahan. Selain itu, modal usaha kami tidak ada,” cetusnya. Menyinggung masalah bantuan dari PT. NNT sesuai komitmennya akan membantu memajukan usaha masyarakat, Ronta mengaku, sudah tiga kali masukkan permohonan bantuan, tapi tidak satupun yang lolos. “Kami hanya membuat proposal saja dan berkas-berkas sudah lengkap, tetapi tak pernah ada bantuan, hanya janji saja yang diberikan,” kata Ronta. Ronta juga menceritakan, bahwa tempatnya tinggal asalnya dikenal hanya dengan nama Maluk, tetapi setelah keramaian muncul, orang-orang menamai tempatnya tinggal dengan Maluk Loka. “Memang boleh dikatakan kami sebagai orang pertama yang tinggal di Maluk,” ujar pria berdarah Sulawesi dan pandai berbahasa Sumbawa ini. Sebenarnya, menurut Ronta, keinginan kuat untuk mendapat bantuan tambahan modal sangat besar untuk memajukan usahanya. Tetapi dia tidak tahu harus kemana minta bantuan setelah permohonan bantuannya tidak pernah terealisasi. “Mudah-mudahan ada pihak lain yang sudi memberikan bantuan permodalan,” harapnya. Belum ada keterangan yang diberikan Manager Public Rellations PT. NNT, Kasan Mulyono ketika dikonfirmasi via telepon selulernya.(sn-02) |







Sumbawa Barat, Tambangnews.com.- Program pemberdayaan terhadap masyarakat di lingkar tambang PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) ternyata sebagian warga terabaikan. Tiga kali mengajukan proposal untuk minta bantuan, tak satu pun lolos. Kini nasib Ronta, seorang pandai besi di Maluk Loka hanya bisa pasrah menjalankan usahanya dengan apa adanya.











cvnrlv http://ukcheappharmacy.co.uk/ ...
Welcome to Oakley Sunglasses Outlet S...
> Timer3.Enabled = False link...
Consequently it occurs that the web i...
Mass have not got word totally from t...