Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Sejumlah Tokoh Sumbawa Barat Minta Presiden dan DPR RI Mengambil Sikap Atas Ulah Bupati KSB
Sejumlah Tokoh Sumbawa Barat Minta Presiden dan DPR RI Mengambil Sikap Atas Ulah Bupati KSB PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 12 April 2011 09:58
Jakarta, Tambangnews.com.- Kekisruhan proses divestasi  7% saham PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) membuat prihatin sejumlah tokoh Sumbawa Barat yang berdomisili di Sumbawa Barat, Mataram dan Jabodetebek.

Dalam pertemuan terbatas di Wisma Mas Isman Jakarta, Senin (11/04/2011) malam disepakati mengeluarkan petisi penyelamatan Sumbawa Barat yang meminta Presiden dan DPR RI untuk segera mengambil tindakan terhadap segala bentuk kebijakan melawan hukum atas proses divestasi yang tidak transparan, tidak demokratis dan terindikasi terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme  yang sistematis.

“Kami juga mendesak Bupati KSB DR. KH. Zulkifli Muhadli SH MM untuk segera mempertanggungjawabkan pelaksanaan divestasi tahap pertama (2006-2009) sebanyak 24%.  Apa manfaat bagi rakyat KSB, kenapa pembangunan smelter yang  dijanjikan oleh PT Multicapital tidak di bangun.” Ungkap Hatta Taliwang salah seorang penandatangan petisi Penyelamatan Sumbawa Barat.

Selain Hatta beberapa tokoh lainnya yang hadir diantaranya Yan sirajuddin,  H. Busrah Hasan, Judhiar Abdulkadir, Amri Moderat, Azis AR, SE, Rudy Iskandar, H. Abd Hamid, Drs. H.Nur Yasin, H. Khairuddin Shaleh, Ali Imran, Idrus Husein SPd, Lukman Malanuang, H. Manimbang Kahariadi dan Salamuddin Daeng.

Pernyataan lainnya juga diungkapkan oleh Lukman Malanuang  yang meminta Pemerintah Daerah KSB segera mempertanggungjawabkan  secara transparan hak deviden daerah yang  seharusnya  diterima sesuai dengan perjanjian dengan PT Multicapital untuk divestasi tahun 2006 – 2009, " serta meminta DPRD KSB  segera menggunakan haknya memanggil Bupati KSB dan mendorong interplasi atas penyimpangan dalam proses divestasi." ungkap Lukman seraya meminta Bupati KSB untuk kembali ke jalan yang benar.

“Pemkab KSB segera berkoordinasi dengan Pemda Sumbawa,  Pemprov NTB dan Pemerintah Pusat  agar mencari solusi terbaik terhadap polemik divestasi terutama tuntutan 7%  dengan tetap memprioritaskan kepentingan rakyat KSB sebagai daerah penghasil.” Papar Salamuddin Daeng menyambung pembicaraan Lukman.

Sementara itu mantan ketua DPRD KSB Manimbang Kahariadi meminta kepada Pemda KSB agar menegakan prinsip taat  azas dan tunduk  pada  peraturan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan meminta kepada Pemda KSB untuk mengakhiri segala bentuk langkah dan tindakan yang  memecah belah rakyat.

Drs. H.Nur Yasin  yang sengaja datang jauh-jauh dari Taliwang juga menyorot kebijakan Bupati KSB selama ini sama sekali tidak mencerminkan visi misi yang diungkapkannya, “Daerah sangat dirugikan dengan sepak terjang Bupati KSB dalam divestasi ini, kami tidak tahu apa yang akan didapat oleh rakyat.” Ungkap Nur Yasin seraya memastikan keuntungan divestasi ini hanya didapatkan oleh segelintir kelompok tertentu. (sn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
LAST_UPDATED2
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @19:49]