Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Demo Divestasi Semakin Urakan, Bupati KSB Ditunding Mengejar Keuntungan Pribadi
Demo Divestasi Semakin Urakan, Bupati KSB Ditunding Mengejar Keuntungan Pribadi PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Minggu, 17 April 2011 20:14
Jakarta, Tambangnews.com.- Rencana Pemerintah Kabupaten Sumbawa (KSB) yang akan menduduki gate PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), tenaga honorer dan sukarela pada Senin (18/4) besok dinilai sebagai sikap urakan. Demikian pernyataan mantan kepala Inspektorat KSB Judhiar Abdulkadir, Minggu (17/4) sore kepada Sumbawanews.com.

Menurut Judhiar, setelah Bupati KSB Dr.KH. Zulkifli Muhadli dan DPRD KSB tidak mendapat dukungan rakyat, kali ini mereka coba menggunakan kekuasaannya dengan akan mengerahkan PNS, tenaga honorer dan sukarela untuk mengepung  lokasi pertambangan batu hijau.

"Kebijakan Bupati KSB semakin menjadi-jadi dan urakan, Kali ini sejumlah besar PNS menjadi bagian dan garda terdepan untuk berhadapan dengan Nemwont." jelas Yar.

Mengikutkan PNS berdemo apalagi tujuannya belum jelas benar akan membingungkan dan menyimpang. "Jika kemudian demo berkepanjangan dan dihembuskan menjadi issue nasional maka tidak mustahil Pemerintah Pusat segera menentukan sikap dengan finalty." cetusnya.

Seharusnya demo itu ditujukan ke Pemerintah Pusat yang telah menyerahkan 7% divestasi saham Newmont tahap II ke Pusat Investasi Pemerintah cq. Departemen Keuangan. "Tujuan Pemerintah sebenarnya adalah upaya penyelamatan." jelasnya.

Manajemen Pemerintahan antar Pusat-Daerah memberi ruang bagi negosiasi ulang kemudian hari, tapi pasti bukan dengan swasta. KSB punya posisi tawar (bargaining position) kuat sekalipun kegiatan penambangan pindah ke Sumbawa. "Manfaatkan waktu untuk menjalin hubungan yang lebih kondusif dengan Newmont tentang hak-hak KSB secara substantif, dan menyeluruh." Sarannya.

Mengulasbalik proses divestasi tahap pertama, Yar melihat penawaran dari Newmont justru sangat menyakinkan dan porsi bagi daerah sangat adil, namun justru Bupati KSB menolaknya. "Jadi apa yang kau cari Bupatiku?" tanya Yar seraya menegaskan Bupati KSB coba melakukan segala cara, bahkan licik demi mengejar keuntungan pribadinya.

Coba kita simak kondisi riilnya sebagai seperti Divestasi 24% saham tahap I, mayoritas 75% dimiliki Multi Capital (Bakri Group) dan KSB hanya mendapatkan bagian kecil 2,3% atau 40% (0,25*24) dan  25 % Golden Shares yang disepakati cuma-cuma tapi kemudian harus kita bayar.

"Pembayaran deviden yang menjadi kesepakatan 114,75 milyar Th.2009 hanya dibayarkan 40 milyar atau 34.86 % dan Th.2010 seharusnya deviden diterimakan 480 milyar tapi NIHIL." jelas yar

Sementara pembangunan smelter  senilai 5 (lima) triliun yang dijanjikan PT MUlticapital hanya pèpèsan kosong, karena tidak ada tanda-tanda kearah itu  dan saham 2,4 % milik KSB, 2,4% Prov.NTB dan Sumbawa 1,2% yang dihimpun kedalam konsorsium PT.DMB juga berarti milik saham Multi Capital.

"Alasan itu pula mengapa KSB tidak pernah diajak duduk bareng merumuskan kebijakan Perusahaan (Newmont)." jelas Yar.

Kenyataan ini juga yang menjadi konsen Pemerintah Pusat untuk menyelamatkan aset negara (to safeguard its asset). Jadi pertanyaan berikutnya bagaimana dengan divestasi 7% saham tahap.II," akan sama saja, sebab KSB sudah mengikat diri dengan PT.TITAN METALS (Perus. baru diduga kuat Bakri Group) pada Hari/Tgl. Kamis, 03 Maret 2011 sementara belum ada kejelasan tentang kepemilikannya.

"Kalaupun saham dibagi maka dengan skema yang sama kita KSB hanya kebagian 0,7% atau 0,40(0,25*7%) dan sisa lainnya 1,05% harus dibagi dengan rekan di Konsorsium, terus apa yang didapatkan rakyat?" tanya Yar.

Yar juga mengingatkan jika sikap Bupati KSB makin menjadi-jadi dan merugikan pihak Nemwont maka Newmontpun bisa menempuh jalur hukum. Jangan lupa bahwa Newmont sebenarnya tidak takut dengan geliat sang Bupati karena kehadirannya diikat oleh KK (G to G Agreement)." pungkasnya.(sn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
wawan   |202.152.243.xxx |2011-04-18 13:54:21
Untuk apa investor pemegang KK takut sama sang bupati!! Arogan bener ni raja
kecil pake Sarjana Hukum tapi gak ngerti produk hukum...Memang bener muatan
kepentingan pribadi sangat" besar menunggangi aksi" gila lho bupati!
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @19:49]