| Pihak Managemen Newmont Tidak Bersedia Menerima Perwakilan Massa Demonstran |
|
|
|
| Oleh Dian Kurniawan |
| Senin, 18 April 2011 19:36 |
Benete, Tambangnews.Com - Memanasnya aksi massa demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tutup Tambang (Gerat-Tumbang), memaksa Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Hadi Gunawan, SH, S.Ik, memfasilitasi pertemuan antara para utusan massa Gerat Tumbang dengan pihak managemen PT Newmont untuk membahas tuntutan dari para pengunjuk rasa, Senin (18/4).Mengambil lokasi pertemuan di wilayah Town Site, sebanyak 20 perwakilan dari massa Gerat Tumbang yang terdiri dari anggota DPRD Sumbawa Barat, Tokoh Masyarakat dan utusan pemerintah daerah bersama Kapolres Sumbawa Barat, merapat kelokasi yang ditujukan. Menempuh perjalanan tidak kurang dari 35 menit, para utusan massa akhirnya tiba dilokasi yang dimaksud sekitar pukul 15.20 wita. Namun tidak seorangpun petinggi dari pihak managemen PT Newmont yang berada di lokasi pertemuan. Bahkan para utusan massa Gerat Tumbang hanya ditemui oleh salah seorang securiti perusahaan dari 911. ''Silahkan tunggu sebentar, kami akan menghubungi para petinggi managemen PT Newmont,'' ujar securiti tersebut. Kapolres Sumbawa Barat, Hadi Gunawan, selaku fasilisatorpun tidak tinggal diam untuk mencoba sejumlah petinggi Newmont, namun hingga 2 jam menunggu, persisnya hingga pukul 17.15 wita, tetap saja tidak ada satupun petinggi Newmont yang bersedia menemui para utusan pengunjuk rasa. Atas sikap pihak managemen Newmont itu, H. Mansyur M. Nur, S.Ag, selaku Ketua Gerat Tumbang mengaku sangat kecewa dengan sikap arogansi yang diperlihatkan petinggi perusaan tersebut. Bahkan H. Mansyur menilai sikap itu sebagai wujud tidak memiliki itikad baik dari pihak managemen perusahaan dalam menampung segala aspirasi yang disampaikan oleh rakyat KSB. Lebih tegas lagi, Fud Syaifuddin, salah satu anggota DPRD Sumbawa Barat yang juga salah satu dari tim nego utusan massa Gerat Tumbang menuding arogansi yang dipertontonkan pihak managemen perusahaan Newmont sebagai sebuah skenario permainan yang sengaja diperankan dengan tujuan ingin mengadu domba antara para pengunjuk rasa dengan utusan sebagai tim loby yang dipercayakan menyampaikan aspirasi kepada pihak managemen perusahaan. ''Sebagai wakil dari massa kami datang membawa amanat dari para pengunjuk rasa. Dan mereka sengaja tidak mau menemui kami dengan maksud nantinya kami dipersalah oleh massa kami sendiri. Inilah cara kotor yang sering dipermainkan oleh para petinggi di perusahaan Newmont,''tuding Fud. Sementara itu dari hasil pantauan langsung Tambangnews, hingga pukul 17.45 wita, pihak managemen PT Newmont tetap tidak mau menemui massa Gerat Tumbang yang telah mengirim para utusannya untuk menyelesaiakan persoalan sesuai dengan tuntutan yang diinginkan yaitu Tritura. Karena tidak ada kejelasan akahirnya para utusan meninggalkan ruangan di town site dan kembali melalukan aksi damai persis didepan pintu (gate) tambang Newmont. (ian) |





Benete, Tambangnews.Com - Memanasnya aksi massa demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tutup Tambang (Gerat-Tumbang), memaksa Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Hadi Gunawan, SH, S.Ik, memfasilitasi pertemuan antara para utusan massa Gerat Tumbang dengan pihak managemen PT Newmont untuk membahas tuntutan dari para pengunjuk rasa, Senin (18/4).












New speeches essays paper writing cor...
mysnmb http://paydayloanslkc.co.uk/ s...
thank you for sharing!it is good arti...
aelsmkke http://paydayloanslkc.co.uk/...
unahxd http://paydayloanslkc.com/ pay...