Jumat, 10 Februari 2012
Home Berita Utama Tim ESDM Lakukan Investigasi Meledaknya Tambang Barubara Sawahlunto
Tim ESDM Lakukan Investigasi Meledaknya Tambang Barubara Sawahlunto PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 18 Juni 2009 14:12
Jakarta, Tambangnews.com.- Peristiwa meledaknya Tambang Batubara Sawahlunto pada hari Selasa, tanggal 16 Juni 2009, sekitar pukul 10.00 WIB membuat Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penanggulangan dan menerjunkan tim kelokasi kejadian.

Kecelakaan ini terjadi  di wilayah Kuasa Pertambangan (KP) Eksploitasi batubara PT Dasrat Sarana Arang Sejati di Bukit Bual/Ngalau Cigak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. KP Eksploitasi PT Dasrat Sarana Arang Sejati diterbitkan oleh Walikota Sawahlunto berdasarkan SK No. 05.39/PERINDAKOP/2006 berlaku mulai 2 Juni 2006 s.d 2 Juni 2011.

Pelaksana penambangan adalah kontraktor CV Cipta Perdana. Penambangan dilakukan secara manual menggunakan alat gali belincong dengan membuat lubang-lubang masuk di dalam lapisan batubara tanpa ada ventilasi memadai, hanya mengandalkan ventilasi alami. Ketebalan lapisan batubara yang digali mencapai sekitar 2,5 meter.

Dalam siaran persnya Kepala Biro Hukum dan Humas ESDM Sutisna Prawira menyebutkan kecelakaan yang terjadi diduga akibat ledakan gas metana (CH4), efek ledakan mengakibatkan adanya lemparan material hingga sejauh 150 meter dari mulut tambang, dan terlemparnya 14 orang yang berada pada jarak sekitar 50 meter dari mulut tambang. Konsentrasi gas metana pada tambang batubara bawah tanah pada kisaran 5 – 15% dapat menimbulkan ledakan (Handbook for Methane Control in Mining, Dept of Health and Human Services, Pittsburgh - USA, 2006).

"Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerjunkan Tim Penanggulangan yang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sawahlunto, Kepala Teknik Tambang PT Bukit Asam, Unit Pertambangan (UP) Ombilin dan Kepala Teknik Tambang PT Allied Indo Coal." jelas Sutisna.

Dipaparkannya Sampai dengan Rabu, 17 Juni 2009 pukul 17.00 WIB, rekapitulasi dan jumlah korban berdasarkan laporan Tim DESDM, adalah sebagai berikut:

    * Korban meninggal 32 orang dan sudah dievakuasi (31 orang dievakuasi dari lubang tambang dan 1 orang yang berada di luar tambang).
    * Diperkirakan korban yang masih di dalam lubang tambang dan belum diketahui kondisinya, 1 orang.
    * ­Korban luka parah/ringan dan dirawat 13 orang.

Pihak Kepala Teknik Tambang PT Bukit Asam UP Ombilin dan PT Allied Indo Coal telah menugasi Tim Mine Rescue untuk melakukan evakuasi korban. Evakuasi dilakukan bekerjasama dengan Basarnas Padang, Tim Forensik Polda Sumbar serta masyarakat.

"Departemen ESDM akan melakukan audit teknis, khususnya yang menyangkut keselamatan kerja pada seluruh tambang bawah tanah. Terutama yang beroperasi di Kota Sawahlunto. Hasil audit teknis nantinya akan menjadi rekomendasi untuk dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto. Hingga saat ini Pemerintah Kota Sawahlunto telah menerbitkan 13 KP Eksploitasi, 10 diantaranya tambang bawah tanah dan ditutup sementara oleh Walikota Sawahlunto efektif mulai 17 Juni 2009." pungkas Sutisna. (tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional 10 Februari 2012, 11.23 Administrator Nasional
Penawaran Langsung Oleh Pertamina Dalam WK Migas Non Konvensional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun 10 Februari 2012, 11.19 Administrator Nasional
Pengadaan Hulu Migas 2011 Capai Rp 106 Triliun
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi 10 Februari 2012, 11.02 Administrator Utama
Delegasi US-Asean Council Tawarkan Kerjasama Energi
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI 09 Februari 2012, 23.45 Administrator Utama
Wamen ESDM Mencak-Mencak di DPD RI
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan 08 Februari 2012, 22.37 Administrator Utama
Stefi: Pengelolaan CSR Berlandaskan Kesepakatan

Berita Terbaru

Last Update:
10-02-2012 04:23
[cached @23:20]