| Jawas; Divestasi Saham 7% Tamat, Selanjutnya Rebut Saham Pukuafu |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Kamis, 12 Mei 2011 10:45 |
Jakarta, Tambangnews.com.- Keputusan akhir Pemerintah Pusat untuk mengakuisisi saham 7% divestasi PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) sulit untuk diubah apalagi diberikan kepada pemerintah daerah. Demikian pandangan tokoh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amir Jawas kepada Tambangnews.com, Kamis (12/5) siang.Amir menilai kegagalan merebut saham 7% ini disebabkan oleh sikap ngotot Pemda KSB yang terlalu berlebihan, "Seharusnya Bupati KSB DR. KH. Zulkifli Muhadli melakukan pendekatan lain disaat pemerintah pusat bersikap berbeda." terang Amir. Ditambahkannya, jika sejak awal Pemda KSB mau kompromi dan tidak membabi buta, maka bisa jadi Pemerintah pusat akan memberikan kompensasi yang menguntungkan bagi daerah. "Perjuangan untuk merebut saham 7% sudah tamat, tinggal bidik saham Pukuafu." jelas Amir. Diusulkan oleh Amir, untuk menambah jumlah kepemilikan saham daerah, sebaiknya Pemda fokus untuk merebut saham yang dimiliki oleh PT Pukuafu Indah (PT). "Belasan tahun Pukuafu mengusai saham 20%, namun sama sekali tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi daerah." tegas Amir. Jika melihat dari proses kepemilikan saham Newmont oleh Pukuafu, Amir melihat Pukuafu bermodalkan dengkul. "Sejak awal Pukuafu hanya mengandalkan deviden dari Newmont untuk mencicil kepemilikan saham tersebut." terang Amir. Tidak adanya kontribusi Pukuafu selama ini bisa dijadikan dasar yang kuat untuk merebut saham tersebut dari Pukuafu. "Kita tidak usah beli, minta aja jatah saham ke Pukuafu, wong mereka juga mendapatkan saham bodong." cetus Amir. Berdasarkan Kontrak Karya Newmont pada Desember 1986, pemegang saham asing wajib melepas 51% saham kepada pihak Indonesia setelah empat tahun tambang berproduksi. Dengan telah terselesaikannya kewajiban untuk mendivestasikan seluruh saham tersebut pada tahun 2006 – 2010, saat ini pemegang saham Newmont terdiri atas Nusa Tenggara Partnership B.V 49 %, PT Multi Daerah Bersaing 24%, PT Pukuafu Indah 17,8%, PT Indonesia Masbaga Investama 2,2%, dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) 7%.(sn01) |





Jakarta, Tambangnews.com.- Keputusan akhir Pemerintah Pusat untuk mengakuisisi saham 7% divestasi PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) sulit untuk diubah apalagi diberikan kepada pemerintah daerah. Demikian pandangan tokoh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amir Jawas kepada Tambangnews.com, Kamis (12/5) siang.












New speeches essays paper writing cor...
mysnmb http://paydayloanslkc.co.uk/ s...
thank you for sharing!it is good arti...
aelsmkke http://paydayloanslkc.co.uk/...
unahxd http://paydayloanslkc.com/ pay...