Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Syahril Pertanyakan Kebenaran Deviden Saham 24 Persen Jatah KSB
Syahril Pertanyakan Kebenaran Deviden Saham 24 Persen Jatah KSB PDF Cetak E-mail
Oleh Dian Kurniawan   
Selasa, 05 Juli 2011 22:09
Taliwang KSB, SumbawaNews.Com - Pernyataan resmi Bupati KSB, KH. Zulkifli Muhadli, yang disampaikan dalam rapat kerja dengan Legislatif, Selasa (5-6-2011) yang menyebutkan dalam minggu ini KSB akan menerima deviden atas kepemilikan saham 24 persen, langsung mendapat respon keras dari ketua Komisi II DPRD Sumbawa Barat, M. Syahril 'Dea Naga' Amin.

Melalui ponsel selulernya anggota dewan yang akrab disapa Syahril Dea Naga bahkan secara lantang mengaku tidak akan mempercayai apapun yang disampaikan Bupati KSB (Zulkifli Muhadli) sebelumnya dirinya menyaksikan secara langsung adanya bukti outentik dari deviden saham 24 persen yang diterima Pemda KSB.

''Saya belum percaya akan percaya, selama dividen yang disebutkan itu benar-benar sudah masuk ke kas Pemda KSB. Dan jika itu benar adanya, harus ada pemberitahuan tertulis secara resmi ke DPRD KSB,''katanya.

''Dan juga harus ada kejelasan deviden yang akan diterima itu, deviden tahun 2010 atau 2011. Dan sebagai pembuktiannya nanti, saya pastikan pihak PT Newmont akan dihadirkan untuk diminta juga keterangannya,''tambah Syahril.

Dipaparkan Syahril, sebelumnya telah ada pernyataan resmi yang disampaikan langsung Menteri Keuangan Republik Indonesia, bahwa saham 24 persen milik bersama Konsorsium telah digadaikan ke Credit Suisse. Dan tidak hanya Menkeu, kepastian bahwa saham 24 persen itu tergadaikan juga melalui pernyataan resmi Bumi Resources (anak usaha Bakrie Group) dan PT Newmont Nusa Tenggara.  

''Selain ada pernyataan resmi Menkeu dan BR, pihak managemen PT Newmont juga pernah mengiyakan bahwa dividen saham 24 persen Newmont tahun 2010 telah diminta oleh MDB sendiri dikirimkan ke Credit Suisse untuk membayar hutang. Trus dividen dari mana ya kira-kira yang akan diterima oleh Pemda KSB sesuai pengakuan Bupati itu ?,''tanya Syahril denga nada heran.

Disatu sisi, Syahril juga mengingatkan kepada Bupati KSB (Zulkifli Muhadli) untuk mengungkapkan secara transparan kepada publik deviden yang akan diterima oleh Pemda KSB yang diakui sebagai deviden dari saham 24 persen itu. Karena jika tidak, persoalan itu nantinya akan menjadi bias dan dapat menjadi kontroversi di masyarakat awam.  

''Ini harus jelas dan dipaparkan secara transparan ke publik. Jangan sampai isu ini hanya ingin dilemparkan untuk menenangkan rakyat saja karena jelas nantinya akan menjadi persoalan yang sangat kontroversi dikemudian hari jika tidak ada realisasinya. Kita masih ingat statemen Bupati akan mundur apabila saham 7 persen tidak mampu diraih daerah. Tapi bukti sampai sekarang hanya omong kosong belaka,''ketusnya. (ian)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @21:49]