| Pemda KSB Tuntut Newmont Bertanggung Jawab |
|
|
|
| Oleh Dian Kurniawan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kamis, 04 Agustus 2011 16:13 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() Mobil Comrel PT NNT yang digulingkan di Goa Bupati Sumbawa Barat melalui Plt. Kabag Humas Setda KSB, Najamuddin Amy, dalam jumpa Pers yang digelar Rabu, 3 Agustus 2011, menegaskan pihak managemen PT Newmont Nusa Tenggara sebagai pihak yang harus bertanggung jawab terhadap sejumlah aksi spontanitas yang terjadi dibeberapa wilayah khususnya kawasan lingkar tambang KSB dalam beberapa hari terakhir. Ada sejumlah kejanggalan yang patut untuk dipertanggung jawabkan pihak managemen PT newmont terkait dengan pengumuman hasil test perekrutmen karyawan Batu Hijau, diantaranya dipaparkan Najamuddin Amy, pengunduran waktu pengumuman hasil test yang dilakukan pihak managemen PT Newmont tampa ada alasan yang jelas. Selain itu, pemilihan waktu pengumuman yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, patut dicurigai sebagai upaya untuk merusak kesucian dari bulan penuh hikmah bagi kaum muslim. Najam juga menegaskan ada tiga hal yang patut untuk diketahui oleh publik terkait dengan pengumuman hasil kelulusan yang disampaikan oleh panitia seleksi perekrutan karyawan Batu Hijau, diantaranya, Pemda KSB tidak pernah melakukan interpensi apapun terhadap keputusan yang ditetapkan dalam hasil pengumuman perekrutan karyawan Batu Hijau. Selanjutnya, PT Newmont harus mempertanggung jawabkan terhadap sejumlah aksi yang terjadi sejak pengumuman kelulusan hasil test perekrutan karyawan Batu Hijau, dimana telah terjadi sejumlah kerusakan fasilitas publik baik yang dibangun dari APBD maupun APBN. Terakhir Pemda KSB turut prihatin dengan kondisi yang terjadi dan berharap bulan suci Ramadhan tidak dijadikan tumbal atas permainan yang dilakoni PT Newmont. ''Terhadap hasil test itu Pemda menyerahkan seluruhnya pada pihak PT Newmont dan pada prinsipnya Pemda tidak ingin terjadi kecurangan,''tegas Najam. Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, Manawari, dalam kesempatan yang sama menjelaskan, sistem kuota yang diberlakukan dalam perekrutan karyawan Batu Hijau sudah ditentang sebelumnya. Terkait surat rekomendasi dari Kadis Sosnakertrans (Manawari) untuk meloloskan sejumlah pelamar, mendapat bantahan dari yang bersangkutan. ''Saya memang memberikan rekomendasi tapi bukan untuk meluluskan sejumlah orang. Hanya untuk diperhatikan saja,''elaknya. Disisi lain Tonyman Al Kasym, salah seorang pelamar karyawan Batu Hijau, menuding kepala dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat telah bersikap arogan dengan memanfaatkan jabatan yang diembannya. Tudingan yang disebutkan Tony dibuktikan denga adanya temuan rekomendasi dari kadis Sosnakertrans KSB, Manawari kepada pihak panitia perektrutan karyawan Batu Hijau agar meloloskan sejumlah nama-nama orang yang tertulis dalam rekomendasi tersebut. ''Ini perampokan hak yang dilakukan Kadis Sosnakertrans, Manawari kepada seluruh rakyat KSB yang ikut test. Dan ini tidak boleh dibiarkan dan harus dipertanggung jawabkan,''ketus Tony seraya berjanji akan menggelar aksi besar-besaran bersama para peserta test karyawan Batu Hijau lainnya yang merasa telah dicurangi. (ian)
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


















