|
DPRD KSB Gelar Rapat Tertutup Dengan Newmont |
|
|
|
|
Oleh Dian Kurniawan
|
|
Jumat, 12 Agustus 2011 04:46 |
Taliwang KSB, Tambangnews.com. - Rapat dadakan digelar antara pihak Management PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) dengan otoritas DPRD Sumbawa Barat Nusa Tenggara, Kamis, 11 Agustus 2011 diruang aula pertemuan lantai I kantor DPRD Sumbawa Barat.
Rapat yang mengagendakan klarifikasi dan penentuan atas segala tuntutan transparansi serta penyelidikan atas indikasi kecurangan yang terjadi saat rekrutmen tenaga kerja projek Batu Hijau, berlangsung tertutup tampa diperkenankan sejumlah wartawan untuk melakukan peliputan.
Pantauan Tambangnews.com, dari pihak. Management PT.NNT diwakili Manager Govermant Relation (Govrel), L. Mahfi dan Ahmad Salim serta sejumlah staf lainnya. Sementara unsur DPRD dihadiri nyaris seluruh anggota Fraksi dan Komisi serta dua unsur pimpinanya yakni, Abidin Nazar dan M.Saleh.
Sejak dimulainya rapat sekitar pukul 12.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita, tidak satupun informasi yang berhasil diperoleh sejumlah wartawan dari berbagai media. Bahkan puluhan para pengunjukrasa yang mengatasnamakan diri Aliansi Pemuda Pencari Kerja (APPK) yang juga hadir dibuat kecewa oleh sikap sejumlah anggota dewan yang sangat tertutup dengan keputusan hasil rapat yang digelar.
Atas sikap tertutup para anggota dewan, tidak sedikit dari pengunjukrasa yang menuding telah terjadi konspirasi antara pihak dewan dengan perwakilan dari managemen PT Newmont.
''Yang kita tuntut sikap transparan pihak Newmont yang berimbas aksi dan terjadinya kerusuhan. Tapi kenapa malah dewan gelar rapat tertutup dan sangat mencurigakan. Ini bisa jadi bentuk penghianatan kepada kami,”lantang Jhon Ambon, salah satu kordinator aksi warga Kecamatan Brang Ene..
Sementara itu, sejumlah wartawan dari berbagai media massa yang setia menunggu hasil rapat, terpaksa harus gigit jari menelan kekecewaan karena tidak berhasil mendapatkan keterangan resmi dari hasil pertemuan itu. Bahkan tidak sedikit yang menilai kebijakan untuk melaksanakan rapat secara tertutup sikap melanggar semangat keterbukaan informasi publik.
Sekretaris DPRD, H. Hamzah, yang sempat ditemui sejumlah wartawan untuk mendapatkan keterangan resmi bahkan berkilah bahwa belum menerima perintah apapun untuk menggelar jumpa Pers terkait persoalan yang dibahas antara dewan dengan pihak managemn PT Newmont. “Sampai kini tidak ada arahan untuk menggelar konfrensi pers,''ujarnya.
Sebelumnya, wakil ketua DPRD, Abidin Nazar dan Ketua Komisi I Syafruddin Deny, meminta baik Newmont dan pemkab berkoordinasi dan sama-sama bertanggung jawab atas sejumlah aksi spontanitas yang dilakukan sejumlah masyarakat diseluruh wilayah lingkar tambang.(ian)
|
Today, link:http://www.beatsbydrdref...
Once you've selected your colours, th...
At present, link:http://www.bodallia...
New speeches essays paper writing cor...