| Dewan KSB Dituntut Terbuka Kepada Publik |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Selasa, 16 Agustus 2011 09:56 |
Taliwang KSB, Tambangnews.com. - Sekalipun pihak managemen PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) telah secara resmi mengumumkan pembatalan perekrutan 235 karyawan hasil seleksi projek Batu Hijau yang telah diumumkan 27 Juni 2011 lalu, namun hingga digelar pertemuan tertutup antara DPRD KSB dengan pihak managemen PT Newmont Kamis, 11 Agustus 2011 lalu, DPRD yang diharapkan mampu menjelaskan tuntutan dan harapan dari aspirasi ribuan pelamar yang menggelar aksi hingga berujung rusuh, belum memberikan informasi apapun.Sejumlah tuntutan rakyat yang tergabung dalam kelompak massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda Pencari Kerja (APPK) seperti adanya penambahan kuota, harus dilakukan tes ulang hingga menetapkan nasib terhadap para pelamar yang dinyatakan lulus sebelumnya, belum terakomodir sedikitpun. "Ironisnya kebijakan DPRD KSB yang terkesan tertutup dalam menentukan sikap itu, telah memunculkan sejumlah spekulasi bahwa kuat indikasi DPRD KSB yang diharapkan mampu menyelesaikan persoalan selaku representasi rakyat dituding telah ikut bermain dalam persoalan perekrutan tenaga kerja projek Batu Hijau itu." jelas Andy Subandy perwakilan APPK kepada sejumlah wartawan digedung DPRD, Senin, 14 Agustus 2011. Tidak hanya itu, DPRD yang awalnya sangat diharapkan mampu menjadi aktor dalam menguak tabir indikasi kecurang yang terjadi dalam proses perekrutan tenaga kerja karyawan Batu Hijau seperti yang diharapkan ribuan tenaga kerja yang haknya terampas, ternyata hanya bisa berperan tidak lebih sebagai pendengar yang baik tampa mampu bersikap sewajarnya sesuai dengan perannya sebagai representasi rakyat KSB. “Newmont telah menentukan sikap resminya agar dilakukan test ulang atas dasar indikasi kecurangan dalam sistem perekrutan karyawan projek batu hijau,namun belakangan juga berkembang informasi sebagian mengatakan mereka yang lulus tetap diterima. Sementara DPRD yang sudah bertemu dengan pihak PT Newmont belum membuat pernyataan resminya untuk membenarkan atau membantah info yang berkembang ini. Ini yang membuat kita kebingungan,'' ujar Andy Subandy, yang mengatasnamakan aspirasi gerakan masyarakat pekerja Sumbawa Barat. Hal senada juga diungkapkan Mus Mulyadi, warga Brang Rea. Dirinya berharap DPRD lebih terbuka kepada publik dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Dan tidak bersikap diskriminatif terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya serta mencarikan solusi agar persoalan yang berkembang dapat segera dicarikan solusinya. “Tidak ada informasi resmi yang seragam yang kami dapatkan dari DPRD saat ini. Kami dibuat bingung sandiwara apa yang dimainkan para anggota dewan kita ini,''kecamnya sembari mengkhawatirkan sikap tertutup sejumlah anggota dewan dalam penyikapi persoalan rakyat justru dapat memicu inkondusifitas daerah dan membuat konflik didalam masyarakat. Sementara itu, dua tokoh unsur pimpinan DPRD Sumbawa Barat, Abidin Nazar dan M. saleh, saat dimintai tanggapannya menyangkut aspirasi yang disampaikan kelompok masyarakat terkesan hati-hati dalam memberikan keterangan Persnya. Bahkan keinginan sejumlah pekerja Pers untuk mendapatkan informasi publik yang dibutuhkan masyarakat yang dilayangkan secara resmi dalam surat permohonan hearing juga tidak ditanggapi pihak dewan. “Maaf, agenda dewan padat. Kami tidak punya waktu saat ini, kalau habis lebaran baru bisa,”jawab Abidin Nazar politisi utusan PKS menjawab ajakan media agar Pers dan DPRD bekerja sama membuka informasi kepada publik. Atas sikap DPRD KSB itu, Hiimpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa Barat, mengecam tindakan DPRD yang terkesan arogan itu. Bahkan Aktifis mahasiswa menuding ada sejumlah oknum anggota DPRD KSB telah berkolaborasi untuk meloloskan kepentingannya terhadap Newmont. '' Data yang kami miliki ada dugaan sejumlah oknum DPRD terlibat dalam aksi percaloan saat perekrutan karyawan Batu Hijau itu. Dibeberapa tempat, bahkan beberapa pelamar yang lulus ternyata anak, saudara dan ipar oknum anggota DPRD. Kami protes keras, sikap DPRD yang tertutup bisa menjadi bentuk penghinaan terhadap hak publik,”sebut Martadinata, ketua cabang HMI KSB didampingi sekretaris, Sukiman Jayanto, dalam siaran persnya yang diterima SumbawaNews.Com. Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Manager publik relation PT NNT, Rubi Purnomo mengatakan, pembatalan terhadap hasil seleksi perekrutan karyawan projek Batu Hijau itu dikarekan sistem perekrutan yang dianggap terjadi penyimpangan. Untuk pembuktiannya, masih kata Ruby, pihak Newmont sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat. ''Intinya Newmont akan tetap membuka perekrutan baru setelah investiagasi atau penyelidikan internal diselesaikan,''tegas Ruby.(ian) |





Taliwang KSB, Tambangnews.com. - Sekalipun pihak managemen PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) telah secara resmi mengumumkan pembatalan perekrutan 235 karyawan hasil seleksi projek Batu Hijau yang telah diumumkan 27 Juni 2011 lalu, namun hingga digelar pertemuan tertutup antara DPRD KSB dengan pihak managemen PT Newmont Kamis, 11 Agustus 2011 lalu, DPRD yang diharapkan mampu menjelaskan tuntutan dan harapan dari aspirasi ribuan pelamar yang menggelar aksi hingga berujung rusuh, belum memberikan informasi apapun.












Today, link:http://www.beatsbydrdref...
Once you've selected your colours, th...
At present, link:http://www.bodallia...
New speeches essays paper writing cor...