Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Wapres Memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
Wapres Memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 24 Agustus 2011 05:02
Jakarta, Tambangnews.com.-  Wakil Presiden (Wapres) Boediono memimpin rapat mengenai percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi, Selasa 23 Agustus 2011. Topik utama rapat ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) pengganti PMK Nomor 77/2011 tentang Jaminan Kelayakan Usaha PT PLN . PMK pengganti telah ditandatangani Menteri Keuangan (Menkeu) pada 22 Agustus 2011. Hadir pada rapat itu, Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawaty, Direktur Utama PLN Dahlan Iskan serta para pejabat eselon I dari berbagai Kementerian yang menangani masalah ini. 

Wapres memandang, terbitnya PMK pengganti ini akan menyelesaikan kekhawatiran investor mengenai kemampuan finansial PT PLN untuk menyelesaikan semua kewajiban yang muncul dari Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau power purchase agreement (PPA) antara PLN dengan pembangkit listrik swasta. PMK Pengganti ini antara lain lebih jelas mengatur bahwa penerima surat jaminan atas kemampuan PLN  yang diterbitkan adakah pengembang listrik swasta yang bersangkutan. Sementara, pada PMK 77/2011 yang lama surat jaminan itu diterbitkan kepada PLN. Dengan demikian surat jaminan ini adalah garansi positif untuk masing-masing PPA dari Pemerintah agar pelaksanaan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi semakin lancar.

Hal lain yang juga diatur pada PMK Pengganti adalah syarat batal yang lebih jelas. Misalnya, jaminan pemerintah tidak akan berlaku lagi jika setelah 48 bulan diterbitkan pengembang listrik swasta tidak juga berhasil mendapatkan dukungan keuangan (financial closing) untuk membiayai proyek.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada seluruh investor agar pelaksanaan pembangunan pembangkit listrik panas bumi dapat segera bergulir. Pembangkit listrik tenaga panas bumi sangat penting karena pemerintah sudah bekomitmen menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan bersih. Sebanyak 40% dari proyek pembangkit listrik 10.000 MW tahap kedua akan menggunakan tenaga panas bumi. "Investor sudah menunggu dan minat mereka sangat besar untuk membangun pembangkit tenaga listrik panas bumi," kata Wapres Boediono.(wprs)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @07:50]