Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Zulkifli Muhadli: Haruskah Saya Mengiba Dengan Air Mata Darah?
Zulkifli Muhadli: Haruskah Saya Mengiba Dengan Air Mata Darah? PDF Cetak E-mail
Oleh Zainuddin   
Kamis, 27 Oktober 2011 06:42
Menakar Kemakmuran Rakyat Dengan Divestasi Saham PT.NNT

Jakarta, Tambangnews.com.- Kontrak Karya (KK) Pertambangan Pemerintah Indonesia dengan PT.Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ditandatangani pada tanggal 2 Desember 2006. "Kontrak Karya sudah dijadikan tameng oleh investor dimana pemerintah gagal merevisinya untuk kepentingan negara." ungkap Bupati Sumbawa Barat (KSB) Dr. Zulkifli Muhadli saat ditemui Tambangnews.com, di Jakarta, Selasa (25/10) kemarin.

Dijelaskannya menurut undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan pasal peralihan mengamanatkan harus disesuaikan tiap-tiap tahun artinya disesuaikan dengan undang - undang teersebut namun hingga berumur dua tahun undang - undang tersebut Kontrak Karya belum juga disesuaikan.

Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah tidak berdaya terhadap Investor, hal ini juga terjadi pada penguasaan lahan oleh PTNNT dimana dalam Kontrak Kaarya PT.NNT menguasai lahan seluas 51.000.000 Ha di KSB.

Dalam undang undang diamanatkan maksimal 25.000.000. Ha. sehingga kami ingin menarik 26.000.000 namun pihak PT.NNT mengatakan tidak bisa, "mengapa Kontrak Karya lebih tinggi kedudukannya dari undang-undang." tanya Zulkifli Muhadli keheranan.

Gambaran ini sudah jelas menyuguhkan kepada kita bahwa betapa pemerintah Republik Indonesia tidak berdaya bernegosiasi untuk itu dirinya ingin menguasai divestasi saham PT.NNT melalui PT.Titan Metal dengan komposisi 75:25 ungkapnya.

Menyangkut keinginan pemerintah Indonesia ingin menguasai saham 7%,  Zulkifli Muhadli menegaskan sebaiknya Pemerintah tidak usah mengurus masalah kecil sepaerti ini, "demikian juga dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat agar legowo dalam menyikapi masalah ini untuk tidak memiliki saham PT.NNT karena setiap hari konsentrat yang dimuat di kapal kami sudah tahu." paparnya.

Namun jika Pemda KSB tidak diajak dalam divestasi saham PT.NNT ini tidak adil karena daerah berdaulat.
 
Bupati KSB berharap banyak kepada anggota DPD RI yang mewakili daerah agar dapat menyuarakan kepentingan daerah. Tolong kami diberi prioritas dalam kepemilikan saham ini karena kekayaan alam kami disedot namun kami tidak mendapat apa-apa. "Haruskah saya mengiba dengan air mata darah? saya siap ini demi anak cucu kita." ujar Zulkifli Muhadli dengan rasa memelas. (zainuddin) 
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @08:50]