Selasa, 16 September 2014
Home Berita Utama Rudy Mbojo Minta Investor Geotermal di HU'u Dompu Segera Kordinasi Dengan Pemda

Daerah

 
Rudy Mbojo Minta Investor Geotermal di HU'u Dompu Segera Kordinasi Dengan Pemda PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 20 Desember 2011 21:11
Jakarta, Tambangnews.com.- Anggota Komisi VII DPR RI Syafruddin ST meminta Investor Geotermal yakni PT Geo Pasifik Energy selaku pemenang pembangunan Geothermal di Hu'u Dompu untuk segera berkordinasi dengan Pemda Dompu.
 
Langkah ini disarankan oleh Rudi Mbojo panggilan akrabnya setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Jero Wacik dan Menteri Kehutanan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU)  tentang Koordinasi dan Percepatan Perizinan Pengusahaan Panas Bumi pada Kawasan Hutan Produksi, Kawasan Hutan Lindung dan Kawasan Konservasi, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/12) sore kemarin.
 
Menurutnya langkah yang ditempuh oleh Pemerintah sudah tepat, "Saya selaku wakil rakyat yang juga diduduk di Komisi VII yang membidangi pertambangan dan energi bersyukur atas MoU ini," jelasnya via sambungan telpon, Selasa (20/12) malam.
 
Wilayah Indonesia terletak pada lajur sabuk gunungapi aktif mempunyai potensi panas bumi yang besar yang tersebar sepanjang lajur Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Busur Banda hingga Sulawesi Utara, dan lajur Halmahera. Pada kawasan ini telah diketahui sebanyak 276 titik potensi panas bumi dengan total potensi sebesar 29.038 MW. Dari total panasbumi tersebut, hingga saat ini baru dimanfaatkan sebesar 1.196 MW atau sekitar 4,1 persen dari total potensi.
 
Dalam Kesempatan penandatanganan MoU tersebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Jero Wacik meminta para pengembang kegiatan panas bumi mempercepat eksplorasi 28 pengusahaan panas bumi baik yang telah mendapatkan ijin sebelum maupun sesudah terbitnya Undang-undang (UU) No.27/2003 tentang panas bumi
 
Dijelaskan oleh Rudi dari 28 titik WKP tersebut terdapat dua titik di wilayah NTB yakni HU'u Dompu dan Sembalun Lombok.
 
"Sangat penting investor terutama yang di Dompu melakukan koordinasi dengan Pemda setempat, agar proses pembangunan geotermal dipercepat." Jelasnya.
 
Selain itu PT Geo Pasifik Energy juga harus berkoordinasi dengan PLN dan menjelaskan kepada masyarakat tentang keuntungan dari operasional geotermal ini.
 
"Jika Proyek Geotermal di Dompu beroperasi maka kebutuhan listrik untuk masyarakat dan sektor industri di pulau Sumbawa terutama pertambangan dapat dipenuhi dari Geotermal Dompu." jelasnya.
 
Tahap selanjutnya adalah pengembangan Geotermal yang ada dipulau Lombok, "Kebutuhan Listrik di Lombok juga makin meningkat, dan salah satu solusinya aalah pembangunan geotermal di Sembalun." pungkasnya. (sn01)
 
 
 
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update