| Presiden Resmikan Tiga PLTU Di Jawa |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Rabu, 28 Desember 2011 09:58 |
|
Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto menjelaskan tujuan ketiga pembangkit tersebut dibangun adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik khususnya di Jawa Bali yang meningkat pesat. Pengoperasian tiga PLTU tersebut akan secara signifikan menambah pasokan listrik ke sistem interkoneksi Jawa Bali sehingga meningkatkan keandalan sistem. Saat ini beban puncak rata-rata di sistem kelistrikan Jawa Bali mencapai sekitar 19.700 MW. Dengan beroperasinya tiga pembangkit ini maka sampai akhir tahun 2011 daya mampu di sistem Jawa Bali menjadi 23.000 MW. "Disamping itu pembangunan PLTU juga merupakan upaya diversifikasi pembangkit non BBM sehingga biaya pokok penyediaan listrik menjadi lebih murah yang pada akhirnya akan mengurangi subsidi listrik. Dengan menggunakan batubara sebagai bahan bakar, ketiga PLTU akan secara signifikan menghemat biaya bahan bakar sebesar Rp 19,9 triliun per tahun jika dibanding dengan menggunakan bahan bakar minyak." jelasnya. Pelaksanaan proyek-proyek tersebut secara maksimal menggunakan tenaga lokal setempat. Pada saat ketiga proyek berlangsung telah menyerap tenaga kerja lebih dari 15.000 orang tenaga kerja lokal di ketiga lokasi proyek tersebut.
Profil Proyek yang Diresmikan PLTU 1 BANTEN – SURALAYA - Kapasitas pembangkit 1 x 625 MW
PLTU 3 BANTEN – LONTAR - Kapasitas total pembangkit terdiri dari 3 unit, 3 x 315 MW, namun yang diresmikan pengoperasian oleh Presiden RI tanggal 28 Desember 2011 adalah unit 1 sebesar 315 MW. Unit 2 dan unit 3 saat ini sedang menjalani test untuk persiapan operasi penuh pada awal 2012. - Bahan bakar ; batubara dengan konsumsi sebesar ± 1.4 juta ton per tahun equivalent 1.7 juta kilo liter BBM. Dan akan memberikan penghematan sebesar Rp 3.9 triliyun per tahun.
PLTU TANJUNG JATI B EKSPANSI - PLTU Tanjung Jati B ekspansi unit 3 dan Unit 4 merupakan pembangkit dengan skema IPP/Leasing dengan PT Central Java Power selama 20 tahun.
PROGRAM CSR Bersamaan dengan peresmian ketiga PLTU tersebut PLN juga memberikan bantuan kepada lingkungan di sekitar lokasi proyek yang dikemas dalam Program Corporate Social Responsibility (CSR). Total nilai program CSR di ketiga lokasi tersebut adalah sebesar Rp 1 miliar. Bantuan yang diberikan berupa pemberdayaan kelompok nelayan di wilayah Lontar; sanitasi, imunisasi, pengobatan gratis, pemberian sembako di Tanjung Jati dan bantuan rumah ibadah, pengadaan air bersih, beasiswa bagi siswa berprestasi di Suralaya. (*/tn01) |





Jakarta, Tambangnews.com.- Hari Rabu (28/12) ini Presiden Republik Indonesia Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono meresmikan beroperasinya tiga Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru di Jawa yaitu PLTU 1 Banten – Suralaya kapasitas 1 x 625 Mega Watt (MW), PLTU 3 Banten – Lontar unit 1 kapasitas 1 x 315 MW dan PLTU Tanjung Jati B ekspansi unit 3 kapasitas 1 x 660 MW. Dua PLTU pertama yang diresmikan tersebut adalah bagian dari proyek percepatan (fast track program/FTP) 10.000 MW tahap 1. Total kapasitas PLTU yang diresmikan hari ini adalah 1.600 MW. Peresmian dilakukan oleh Presiden RI bersamaan dengan ground breaking proyek Resid Fluid Catalytic Cracking (RFCC) PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV di Cilacap. Direktur Utama PLN Nur Pamudji akan menyampaikan laporan dari lokasi PLTU 1 Banten – Suralaya kepada Presiden dan rombongan yang berada di Cilacap melalui fasilitas video conference.












punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...
heiezmo http://paydayloanslts.ca/ sho...
rkwbuw http://paydayloanslts.com/ pay...
Welcome to buy different styles of l...