Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Pertamina Pembayar Pajak Terbesar Di Indonesia
Pertamina Pembayar Pajak Terbesar Di Indonesia PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 10 Januari 2012 12:01

JAKARTA, Tambangnews.com. - PT Pertamina (Persero) mengukuhkan dominasinya sebagai BUMN pembayar pajak terbesar di Indonesia dengan setoran pajak hingga November 2011 sebesar  Rp50,9 triliun atau dua setengah kali lebih besar dari perkiraan keuntungan Pertamina 2011 Rp 20,7 Triliun (unaudited).

Setoran pajak tersebut merupakan yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Setoran pajak Pertamina juga dipastikan akan terus bertambah dari tahun ke tahun seiring dengan target peningkatan kinerja dan keuntungan perusahaan dalam 5 tahun ke depan.

Total pajak yang telah disetor Pertamina dalam 6 tahun terakhir sebesar Rp 265 Triliun, yang terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) potong pungut yang meliputi PPh 21,22,23, 15, 4 (2) Final dan 26, PPh dibayar dimuka yaitu pajak yang dipotong oleh pihak lain (PPh 22 impor dan PPh 23) serta PPh pasal 25, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).  Selain itu, terdapat pula setoran berupa custom,  serta pajak dan retribusi daerah.

Berdasarkan data Pertamina sejak Januari 2006 hingga November 2011, nilai PPh potong pungut secara total mencapai Rp11,7 triliun, sedangkan PPh dibayar dimuka senilai Rp33,6 triliun. PPN, yang merupakan setoran pajak tertinggi Pertamina dari tahun ke tahun, pada periode yang sama telah disetor sebesar Rp173,8 triliun.

Adapun setoran custom nilainya sebesar Rp5,1 triliun. Pajak dan retribusi daerah yang terdiri dari PBB, BPHTB, Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama, retribusi pemakaian air, pajak penerangan jalan, pajak reklame dan pajak daerah lainnya mencapai Rp41,5 triliun.

"Setoran pajak Pertamina kepada negara terus mengalami kenaikan berarti dalam 6 tahun terakhir yaitu sekitar 41% atau rata-rata naik sekitar 7% per tahun. Kenaikan itu terjadi pada hampir seluruh jenis pajak yang dibayarkan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun.

Pada periode Januari hingga November 2011 nilai setoran pajak mencapai Rp50,9 triliun atau telah melampaui nilai setoran tertinggi sebelumnya pada sepanjang tahun 2008 yang mencapai Rp50,7 triliun. Pada periode tersebut, setoran PPN Pertamina mencapai Rp33 triliun, pajak daerah Rp9,7 triliun, PPh dibayar dimuka Rp5,1 triliun dan PPh potong pungut Rp2,3 triliun dan sisanya merupakan setoran custom.

"Setoran PPN dan pajak dan retribusi daerah merupakan setoran paling besar dan cenderung konsisten mengalami kenaikan," katanya.

Adapun, laba bersih yang dibukukan Pertamina dalam periode yang sama mencapai sekitar Rp111 triliun atau rata-rata Rp18,6 triliun per tahun. "Artinya setoran pajak Pertamina telah lebih dari dua kali lipat dari laba bersih yang diperoleh perusahaan. Setoran tersebut diharapkan terus bertambah seiring dengan target peningkatan kinerja dan keuntungan perusahaan."

Pertamina sebelumnya telah mendapatkan sertifikat rating tertinggi AAA dari PT Pefindo. Perolehan rating tertinggi ini menunjukkan Pertamina memiliki kemampuan sangat baik dan superior dalam memenuhi komitmennya, atau memiliki risiko yang sangat kecil untuk tidak memenuhi komitmen jangka panjang.

Pengakuan ini meneguhkan keyakinan Pertamina akan terus bergerak cepat menjadi world class energy company dan memiliki prospek yang sangat menarik bagi para investor. Pertamina yang akan terus berkembang dan cenderung ekspansif sehingga memerlukan dukungan pendanaan yang komprehensif baik dari domestik maupun internasional.

 

Setoran pajak dan laba bersih Pertamina

Tahun

Pajak

(triliun rupiah)

Laba bersih audited

(triliun rupiah)

2006

36,1

21,2

2007

38,5

16,9

2008

50,7

19,6

2009

42,6

16,2

2010

45,8

16,8

2011

50,9 *

20,7**

Total

264,7

111,3

 Keterangan:

* Setoran pajak periode Januari-November 2011

** Laba bersih 2011 unaudited
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @09:50]