Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Menteri ESDM Tandatangani Kerjasama Dengan BIN
Menteri ESDM Tandatangani Kerjasama Dengan BIN PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 18 Januari 2012 22:43
Jakarta, Tambangnews.com.- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman pada Selasa (17/1) kemarin menandatangani ”Nota Kesepahaman antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Intelijen Negara Tentang  Pelaksanaan Pengamanan Program Strategis Pemerintah di Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral” untuk jangka waktu selama 5 (lima) tahun.

Menteri ESDM Jero Wacik menjelaskan Kontribusi Sektor ESDM terhadap penerimaan Negara masih tetap strategis di masa yang akan datang. Pada tahun 2011, penerimaan Sektor ESDM mencapai Rp 352 triliun terhadap penerimaan nasional sebesar 1.199 triliun. Penerimaan Sektor ESDM tersebut 109% dari APBN-P 2011 sebesar Rp 324 triliun, dan 122% dari penerimaan tahun 2010 sebesar Rp 289 triliun.

"Pengamanan program strategis pemerintah, khususnya di Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, merupakan program prioritas dalam mendukung ketahanan dan kemandirian di bidang energi dan sumber daya mineral, dan untuk mengurangi potensi timbulnya ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, sejalan dengan perubahan dan perkembangan situasi serta kondisi lingkungan strategis, yang memerlukan deteksi dini dan peringatan dini terhadap berbagai bentuk dan sifat ancaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang bersifat kompleks serta memiliki spektrum yang sangat luas." jelas Wacik.

Program strategis melanjutkan pembangunan ekonomi Indonesia dalam rangka menciptakan ketahanan dan kemandirian di bidang energi dan sumber daya mineral, membutuhkan koordinasi intra Kementerian dan Lembaga. Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Intelijen Negara telah sepakat bahwa tugas intelijen strategis tidak terbatas pada memberikan early warning semata, lebih dari itu intelijen juga berkewajiban mengamankan dan mensukseskan program-program strategis yang telah dicanangkan Pemerintah dalam rangka mempercepat kesejahteraan rakyat.

Penandatanganan Nota Kesempahaman antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Intelijen Negara merupakan langkah konkret untuk mempertajam pelaksanaan koordinasi pengamanan preventif pelaksanaan program dan kegiatan strategis Pemerintah di Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral secara fisik maupun nonfisik, yang meliputi subsektor minyak dan gas bumi, ketenagalistrik¬an, mineral, batubara, energi baru terbarukan dan konservasi energi yang merupakan lingkup tugas dan fungsi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Intelijen Negara mengharapkan identifikasi dan analisis terhadap berbagai ancaman terhadap Program dan Kegiatan Strategis Pemerintah di Sektor Energi dan Sumber Maya Mineral lebih komprehensif, baik dari aspek sumber, sifat, bentuk dan sesuai dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis, sehingga mampu memberikan saran tindak yang komprehensif dalam mengamankan kepentingan nasional." pungkas Wacik. (tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @09:50]