Rabu, 23 Mei 2012
Home Berita Utama Saham Bakrie di PT Multicapital Masih Misterius
Saham Bakrie di PT Multicapital Masih Misterius PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 16 Juli 2009 10:49
Taliwang, Tambangnews.com.- Keputusan Konsorsium tiga pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Pemprov NTB, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akhirnya memutuskan untuk menggandeng PT Multicapital, guna membeli 10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 391 juta dolar AS atau setara dengan Rp4 triliun lebih terus mendapat sorotan dari LSM.

"Informasi sementara yang diterima kami, besar saham Bakrie di Multi Kapital diduga hanya 5 % sisanya belum diketahui siapa pemiliknya. Untuk itu Gubernur dan Bupati harus meminta PT.Multi Capital membuka siapa saja pihak-pihak yang berada dalam perusahaan tersebut. Hal ini penting dilakukan, sebab Info yang berkembang saat ini, proses akuisisi saham Newmont ini tidak menutup kemungkinan membuka ruang terjadinya pencucian uang, walaupun hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut." jelas  Direktur Yayasan Serikat Tani Pembangunan (YSTP), Iwan Irawan kepada redaksi Kamis (16/7),

Ditambahkannya semangat nasionalisasi dengan memenangkan perusahaan Indonesia perlu diapresiasi, namun tidak serta merta menghilangkan kewajiban Gubernur atau Bupati untuk membuka ke Publik mengapa memilih PT. Multi Capital,  mengingat perusahaan bersangkutan disebut-sebut terkait dengan Bakrie yang notabene sampai dengan saat ini belum menuntaskan tanggungjawabnya terhadap masyarakat korban Lumpur Lapindo.

Iwan juga menyayangkan sikap Gubernur dan Bupati yang cenderung tertutup, hal ini dibuktikan dengan statmen pimpinan DPRD KSB di beberapa media yang menyebutkan DPRD Provinsi dan Kabupaten tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan, padahal kita ketahui lembaga tersebut merupakan refresentatif dari rakyat.

"Sampai dengan saat ini mekanisme kerjasama antara Pemda-DMB-Multi-Bakrie dan Perbankan tidak pernah dibuka ke publik, ada apa ini ? apalagi Banyaknya tingkatan kerjasama tentunya akan mengurangi besaran keuntungan yang diperoleh Daerah." ucapnya.

 Jika pola-pola seperti ini dipertahankan, sama saja dengan Gubernur telah mencederai atau menghianati semangat transparansi dan akuntabilitas publik yang selama ini digaungkan-gaungkan.

Iwan juga mempertanyakan keputusan eksekutif, apakah juga telah memperhitungkan jika Perusahaan tersebut tidak melaksanakan kewajibannya, mengingat pada kasus Lapindo saja, Presiden sempat menginap beberapa hari, tapi hingga saat ini semua perintah Presiden tetap tidak dilaksanakan, bahkan ulit tersentuh hukum. (tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Tomi Utomo  - Semoga Gak hoax!!!     |125.163.185.xxx |2009-07-16 22:58:20

Semoga masalah tersebut segera selesai....
sarjan mbozo  - pelajar   |110.139.214.xxx |2009-07-26 04:00:22
ass. shobat surgawi...
konong katanya NNT peduli pada dunia Pendidikan tp
kenyataannya semua hanya lah bahasakan didepan forum resmi utk mengelabui publik
agar tidak terbuka kedok busukx ?. skr hasil audiens sy dgn bebera warga NTB yg
melanjutk pendidikan diperguruan tinggi di makassar ternyata yg terima hanya
0.001% itu pun tidak dilakukan dgn transparansi arti hanya buat org2 tertentu ?
sehingga skrg kami punya keluhan tolong NNT berikan beasiswa itu kepada anak2
putra - putri bangsa yg membutuhkan n bisa dipertanggung jawabkan hasilnya ya.
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT 22 Mei 2012, 20.02 Administrator Daerah
Hujan Interupsi Warnai Sosialisasi RKAB 2012 PTNNT
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun 22 Mei 2012, 19.56 Administrator Utama
Wilayah Dicaplok, Antam Rugi Rp40 Trilyun
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea 22 Mei 2012, 08.18 Administrator Nasional
The 1st Working Group Meeting Indonesia-Korea

Berita Terbaru

Last Update:
22-05-2012 13:16
[cached @10:50]