| Akuisisi Saham PT. Newmont Masih Menuai Kritik |
|
|
|
| Oleh Usep Syarif |
| Minggu, 02 Agustus 2009 19:51 |
Mataram, Tambangnews.com.– Majunya PT. Daerah Maju Bersaing (DMB) dan PT Multicapital guna mengakuisisi 10 persen saham PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) yang akan menjadi milik daerah menyisakan kegerahan berbagai pihak yang merasa tersingkir.Pasalnya, sesuai informasi salah satu perusahaan daerah yaitu PT. Sinar Rinjani Tambora (SRT)yang turut beauty countest sesuai informasi merasa terpinggirkan dengan tidak masuknya klasifikasi. Sementara penawaran yang diberikan termasuk penawaran yang paling menguntungkan buat daerah. “Mustinya pihak kita diajak berunding terhadap penunjukkan langsung ini,” ungkap sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan. Padahal, menurut sumber, penawaran yang diberikan perusahaannya termasuk akan memberikan golden share 27 persen bagi daerah, memberikan kesempatan untuk mendirikan smelter untuk membuka lapangan pekerjaan serta memberikan cd/crd per tahun hingga 4,5 juta US dollar. Menyinggung pernyataan humas Pemprov NTB yang mengatakan perusahaan PT. SRT belum memiliki pengalaman dalam pembelian saham, menurut sumber, pesoalan pembelian saham tidak perlu pengalaman. “Itu hanya pembodohan terhadap masyarakat saja,” tegasnya. Persoalan lainnya, tidak adanya konsultasi kepada legislative, baik DPRD NTB, DPRD Kabupaten Sumbawa (KS) maupun DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan skema 4-4-2 dinilai menyalahi aturan dan cukup merugikan daerah penghasil yaitu KSB. Ada juga persoalan lain yang dinilai tidak masuk akal yaitu pendirian perusahaan yang hanya dengan modal Rp200 juta terkesan akal-akalan. Sebab seharusnya pendirian perusahaan untuk divestasi saham PT. NNT minimal 25 persen dari modal, bukan kurang dari 25 persen. Namun, pihak PT. DMB dan PT. Multicapital mengaku akan segera berunding dengan manajemen PT. NNT guna mengakuisisi 10 persen saham yang menjadi hak daerah. "Perundingan untuk mengakuisisi 10 persen saham itu diagendakan mulai Rabu (5/8) mendatang," jelas Direktur Utama (Dirut) PT DMB, Andy Hadianto. PT. DMB merupakan perusahaan bersama tiga pemerintah daerah di NTB, sementara PT. Multicapital merupakan anak perusahaan PT. Bumi Resources Tbk. Menurut sumber, perundingan dengan pihak PT. NNT dibolehkan meskipun proses pengisian komposisi direksi dan komisaris perusahaan patungan bentukan PT. DMB dan PT Multicapital yang diberi nama PT Multi Daerah Bersaing (MDB) belum tuntas. Nilai deviden Rp40 miliar itu akan dibagikan kepada tiga pemerintah daerah masing-masing 40 persen untuk Pemprov NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 40 persen dan 20 persen untuk Pemerintah Kabupaten Sumbawa.(sn-02) |





Mataram, Tambangnews.com.– Majunya PT. Daerah Maju Bersaing (DMB) dan PT Multicapital guna mengakuisisi 10 persen saham PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) yang akan menjadi milik daerah menyisakan kegerahan berbagai pihak yang merasa tersingkir.












agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...