| Pemerintah Dukung BUMN Beli Saham BHP Billiton |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Kamis, 08 Oktober 2009 08:44 |
Jakarta, Tambangnews.com.- Menteri Negara BUMN Sofyan A. Djalil, selaku kuasa pemegang saham pemerintah, menyatakan dukungannya jika salah satu BUMN maupun konsorsium BUMN berniat membeli saham perusahaan tambang asal Australia, PT BHP Billiton."Saya baru dengar saja (rencana pembelian itu), tapi mungkin mereka baru merencanakan, menghitung-hitung. Tapi kalau sudah pasti, baru mereka akan berkonsultasi dengan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas," kata Sofyan di Jakarta, Rabu (7/10). Raksasa tambang asal Australia tersebut sudah memutuskan untuk tetap bertahan di tambang batu bara Meruwai, Kalimantan. Untuk meringankan risiko eksplorasi dan eksploitasi, perusahaan memutuskan memakai skema joint venture atau bakal menjual paling banyak sekitar 49,5 persen sahamnya di Meruwai. “Prinsipnya saya mendukung apa yang bisa menambah kualitas, aset dan peningkatan pertumbuhan BUMN. Tetapi teknisnya tentu harus melihat dari aspek komersial dan lain-lain. Kita harap mereka bisa bersaing,” kata Sofyan. Dikabarkan sebelumnya, 10 perusahaan tambang nasional maupun internasional tertarik untuk membeli saham dari perusahaan tambang asal Australia itu, termasuk beberapa perusahaan tambang milik negara karena diperkirakan tambang batu bara di Mentawai cukup prospektif. “Kita akan lihat feasibility dan prospek proyek itu, karena BUMN ini jika ingin take over, pertimbangan bisnis harus di atas segala-galanya," kata Sofyan. (BIPnewsroom/T.Ve/ysoel) |







Jakarta, Tambangnews.com.- Menteri Negara BUMN Sofyan A. Djalil, selaku kuasa pemegang saham pemerintah, menyatakan dukungannya jika salah satu BUMN maupun konsorsium BUMN berniat membeli saham perusahaan tambang asal Australia, PT BHP Billiton.











cvnrlv http://ukcheappharmacy.co.uk/ ...
Welcome to Oakley Sunglasses Outlet S...
> Timer3.Enabled = False link...
Consequently it occurs that the web i...
Mass have not got word totally from t...