Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama Laba Bersih PGN Naik 145%
Laba Bersih PGN Naik 145% PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 26 Oktober 2009 19:24
Jakarta, Tambangenws.com.- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk hari Senin (26/10/2009) ini menyampaikan Laporan Keuangan konsolidasi (tidak diaudit) sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2009 dan 2008.

Selama sembilan bulan tahun 2009, PGN mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp. 13,5 triliun atau meningkat sebesar 50% bila dibandingkan dengan pendapatan usaha periode sembilan bulan tahun 2008. Sedangkan laba bersih pada perioda yang sama tercatat sebesar Rp. 4,4 triliun yang merupakan kenaikan sebesar 145% dari laba bersih perioe sama tahun 2008.

Pencapaian kinerja keuangan ini terutama diperoleh dari hasil peningkatan volume penjualan gas pada usaha distribusi selama periode tersebut tahun 2009 yang mencapai 776 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) atau meningkat sebesar 37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan volume ini terutama didorong adanya peningkatan penyerapan gas oleh pelanggan industri terutama sektor pembangkit tenaga listrik. Pada bidang usaha transmisi volume penyaluran gas turut mengalami kenaikan menjadi 763 MMSCFD pada sembilan bulan tahun 2009 dari sebelumnya 747 MMSCFD pada periode yang sama tahun 2008.

Kinerja operasional juga ditunjukkan dari laju peningkatan laba usaha yang lebih tinggi dari laju peningkatan pendapatan usaha. Selama sembilan bulan tahun 2009 Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp. 5,9 triliun atau meningkat 68% dari periode yang sama tahun 2008, lebih tinggi dari laju peningkatan pendapatan usaha sebesar 50%. Perbaikan kinerja juga dapat dilihat dari pertumbuhan EBITDA yang meningkat sebesar 55% dari sembilan bulan tahun 2008 menjadi Rp. 7,1 triliun.

“Kami bersyukur, berkat dukungan dari seluruh stakeholders, PGN dapat meraih kinerja yang sangat baik di periode sembilan bulan tahun 2009 ini. Hal ini merupakan hasil peningkatan penyaluran gas kepada pembangkit listrik, industri, komersial dan rumah tangga.” jelas Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PGN, ”sebagai BUMN yang melayani penyaluran gas untuk semua segmen pelanggan, dari rumah tangga, komersial hingga industri dan pembangkit listrik, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran gas guna mendukung pertumbuhan perekonomian secara nasional. Hal ini memerlukan dukungan dari segenap stakeholders untuk memprioritaskan penggunaan produksi gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri melalui PGN.” lanjut Hendi.

Pada tanggal 28 September 2009, PGN mulai menyalurkan gas untuk keperluan kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Tanjung Priok sebesar 30 BBTU per hari.
Penyaluran ini membantu pemenuhan kebutuhan gas bumi untuk pembangkit listrik nasional serta mengurangi subsidi atas bahan bakar untuk listrik.
Sejalan dengan trend penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Yen Jepang di sembilan bulan tahun 2009 (USD1=Rp9.681dan JPY1=Rp 107,79 per 30 September 2009 dan USD1=Rp 10.950 dan JPY1=Rp 121,23 per 31 Desember 2008) maka Perseroan pada periode yang sama tahun 2009 membukukan laba selisih kurs‐bersih (didominasi laba selisih kurs translasi) sebesar Rp. 911 miliar.

Laba selisih kurs translasi bersifat non‐kas dan dibukukan sesuai ketentuan PSAK 10, terutama diakibatkan oleh pembukuan atas utang jangka panjang Perseroan dalam mata uang asing, sementara Laporan Keuangan Perseroan disajikan dalam mata uang Rupiah. Keterangan mengenai dampak pergerakan nilai tukar dapat dilihat pada catatan 2r dan 27 dari laporan keuangan Perseroan.

Setelah terselesaikannya proyek SSWJ pada Agustus tahun lalu, PGN mengoperasikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 5.600 km jaringan pipa transmisi dan distribusi di Jawa bagian Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Batam. Jaringan ini digunakan untuk menyalurkan lebih dari 1.500 juta kaki kubik gas per hari di berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk memenuhi permintaan akan gas bumi yang terus meningkat, PGN berencana untuk membangun LNG Receiving Terminal di beberapa lokasi di Indonesia untuk memenuhi tingginya permintaan gas bumi domestik. Dengan demikian diharapkan manfaat dari gas bumi dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat dan PGN dapat terus meningkatkan kinerja dan kontribusinya kepada seluruh pemangku kepentingan/stakeholders.(tn01)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @14:50]