|
Indonesia Akan Kembangkan Gas Shale |
|
|
|
|
Oleh Administrator
|
|
Selasa, 15 Desember 2009 23:48 |
Jakarta, Tambangnews.com.- Salah satu kebijakan pemerintah di sub sektor minyak dan gas bumi adalah pengusahaan migas unconventional seperti gas metana batu bara (CBM) dan gas shale. Jika duanya bisa dioptimalkan, maka Indonesia akan mendapatkan tambahan gas dalam jumlah yang cukup lumayan.
Seperti dilansir oleh situs Ditjen Migas ESDM, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Edi Hermantoro dalam seminar di LKBN Antara, Selasa (15/12), mengemukakan, dari hasil seismik diketahui bahwa batuan shale berada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera melakukan pemetaan daerah mana saja yang cadangan batuan shale-nya paling potensial untuk dikembangkan menjadi gas shale.
Gas shale adalah gas yang diperoleh dari serpihan batuan shale atau tempat terbentuknya gas bumi.
Di Amerika, gas shale telah dikembangkan sejak tahun 2000 dan pada 2004 diperkirakan dapat menghasilkan gas sebesar 16 BCF. Australia juga telah mengembangkan gas shale dan diperkirakan mulai dapat berproduksi pada 2015-2016.
Edi menjelaskan, gas shale ekonomis dikembangkan jika letaknya tidak terlalu di dalam bumi yaitu sekitar 300-400 meter di bawah permukaan.
“Kalau tidak terlalu dalam, pengeborannya cukup satu minggu. Sekali ngebor, rampung. Jadi tidak akan memakan banyak biaya,” kata Edi.
Tak jauh beda dengan CBM, proses yang diperlukan untuk mengubah batuan shale menjadi gas membutuhkan waktu sekitar 5 tahun. Untuk tahap awal, pemerintah akan melakukan pilot project di kawasan yang dianggap potensial.
“Daerahnya yang mana, akan segera kita tentukan,” katanya.(*)
|
agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...