Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama Qatar Siap Terima Ribuan TKI Sektor Migas, Konstruksi dan Perawat
Qatar Siap Terima Ribuan TKI Sektor Migas, Konstruksi dan Perawat PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 06 April 2010 20:40
Jakarta,  Tambangnews.com.- Pemerintah Indonesia dan Qatar telah bersepakat untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI), khususnya yang bekerja di sektor domestik.
            Selain itu, Pemerintah Qatar juga bersedia memberikan kesempatan bagi TKI formal untuk bekerja di Qatar, khususnya tenaga kerja di sektor migas, konstruksi, perawat dan tenaga medis lainnya.
            Kesepekatan dan kesempatan bagi TKI untuk bekerja di Qatar itu merupakan hasil pertemuan bilateral Indonesia-Qatar yang dilakukan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dengan Menteri Tenaga Kerja Qatar Sultan bin Hasan bin Dhabit al Dousary dan Menteri Kesehatan Qatar Sheikha Ghalia Bint Muhammad Bin Hamad al Thani di Doha, Qatar, Senin (5/4) waktu setempat.
            Menurut Muhaimin melalui siaran pers dari Kemenakertrans RI yang diterima Kominfo Newsroom di Jakarta, Selasa (6/4), kunjungan kerjanya ke Qatar bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara di bidang ketenagakerjaan, khususnya menyangkut keseimbangan antara perlindungan TKI dan pembukaan pasar kerja baru di Qatar.
            “Pertemuan bilateral tadi telah menghasilkan nilai positif berupa komitmen nyata dari Pemerintah Qatar untuk meningkatkan perlindungan terhadap TKI yang bekerja di negeri ini. Perlindungan ini khususnya dilakukan terhadap TKI formal yang bekerja di sektor domestik,“ kata Muhaimin.
            menakertrans menambahkan, untuk menindaklanjuti komitmen perlindungan TKI di sektor domestik, kedua pemerintah sepakat membentuk joint working group (JWG) sesuai amanat MoU yang sudah disepakati kedua negara sebelumnya dan menunjuk seniors officer dalam JWG.
            “Kedua negara juga sepakat untuk bersama-sama aktif dalam kancah kerja sama multilateral dan regional dalam upaya perlindungan tenaga kerja migrant di negara masing-masing,“ katanya.
            Mengenai kemungkinan pembukaan pasar kerja baru di Qatar, pertemuan Menakertrans dengan Menaker dan Menkes Qatar telah menghasilkan kesepakatan bahwa Pemerintah Qatar akan membuka kesempatan lebih besar bagi TKI formal untuk bekerja di Qatar, khususnya di sektor migas, konstruksi dan perawat serta tenaga medis lainnya.
            “Alhamdulillah. Pemerintah Qatar bersedia membuka pasar kerja baru bagi tenaga kerja dari Indonesia. Peluang kerja ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh TKI formal yang telah memiliki keterampilan khusus,“ katanya.
            Bahkan secara khusus Menkes Qatar Sheikha Ghalia Bint Muhammad memberikan peluang lebih besar lagi bagi para tenaga kerja perawat asal Indonesia untuk bekerja di Qatar, terutama terkait pembangunan rumah sakit baru di Qatar yang membutuhkan ribuan tenaga paramedis.
            “Sebagai tindaklanjutnya, Menteri Kesehatan Qatar akan mengirim delegasi ke Indonesia untuk melihat klasifikasi perawat yang sesuai dengan kebutuhan di Qatar. Pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah cepat untuk mempersiapkan calon tenaga kerja terampil yang siap bekerja di Qatar,“ kata Muhaimin.
            Berdasarkan data dari Kemnakertrans RI, sejak Februari hingga Desember 2009, jumlah TKI di Qatar telah mencapai 7.535 orang, terdiri atas TKI formal 341 orang dan TKI informal 7.194 orang.
            Sedangkan di Uni Emirat Arab sebanyak 28.866 orang, terdiri atas 305 orang TKI formal dan 28.561 TKI informal, kemudian di Arab Saudi 214.824 orang, terdiri atas 2.179 orang TKI formal dan 212.645 orang TKI informal. (BIPnewsroom/Az/ysoel)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Taty  - Adakah kesempatan kerja untuk pensiunan asisten ap   |118.136.157.xxx |2010-04-26 06:02:11
Saya ingin kerja diluar negeri,masih energik kerja dg efisien dan akurat.
Taty  - Adakah kesempatan kerja bagi pensiunan assisten ap   |118.136.157.xxx |2010-04-26 06:09:58
Saya pensiunan assisten apoteker,Diploma (analys farmasi),masih energik kerja
efisien dan akurat,ingin kerja diluar negeri,tapi tidak tau caranya,mohon
infonya.
rachmat  - saya ingin kerja di qatar   |202.171.0.xxx |2010-07-21 00:01:40
mohon bantuannya pihak yg bisa memfasilitasi, karena kerja dinegeri senderi sdh
tk ckp untuk membiayai klg. saya skrng bekerja di bidang it dg gaji usd
300.mohon dbantu.
Rian  - ikutan   |180.243.190.xxx |2011-07-25 09:36:33
saya juga kepengen kerja di luar negeri.Tapi saya cuma lulusan SMF ajj ato
sekolah asisten apoteker.Kira2 bisa gak ya????
Ridha Indrajaya   |114.79.0.xxx |2012-02-12 20:45:18
saya ingin kerja d qatar
Ridha Indrajaya   |114.79.0.xxx |2012-02-12 20:45:55
i want work in qatar
Ridha Indrajaya  - single     |114.79.0.xxx |2012-02-12 20:46:39
Ridha Indrajaya     |114.79.0.xxx |2012-02-12 20:47:12

i want a work in qatar
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @15:50]