| Pertamina dan PGN Dirikan PT Nusantara Regas |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Senin, 19 April 2010 10:35 |
Jakarta, Tambangnews.com.- PT Pertamina (Persero) (“PERTAMINA”) dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (“PGN”) pada Rabu (14/4) lalu telah menandatangani Akta Pendirian “PT Nusantara Regas”, Joint Venture Company Floating Storage and Regasification Terminal (FSRT) gas alam cair (LNG) Jawa Barat.Sekretaris Perusahaan & Ka.Divisi Hubungan Investor PGN M.Wahid Sutopo dalam siaran persnya menjelaskan penandatanganan Akta Pendirian tersebut dilakukan oleh pemegang saham masing-masing perusahaan yaitu Direktur Pengembangan PGN, Bambang Banyudoyo dan Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PERTAMINA, Ferederick ST Siahaan disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar beserta jajarannya, Jajaran pimpinan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal MIGAS, BP MIGAS, BPH MIGAS serta pimpinan kedua perusahaan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta. "Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari Perjanjian Pemegang Saham untuk pembentukan perusahaan patungan bidang LNG di Jawa Barat yang ditandatangani pada tanggal 4 Pebruari 2010 lalu oleh Pertamina dan PGN. Dengan ditandatanganinya akta pendirian ini, maka Pertamina dan PGN telah membentuk perusahaan patungan dengan kepemilikan saham masing-masing yaitu; Pertamina sebesar 60% dan PGN sebesar 40%, dengan struktur permodalan yaitu Modal Dasar sebesar Rp 2 Triliun dan Modal disetor/ditempatkan sebesar Rp. 500 Milyar." jelas wahid Seperti diketahui kerja sama antara Pertamina dan PGN ini merupakan pembangunan dan pengoperasian LNG Receiving Terminal dengan teknologi Floating Storage dan Regasification Unit (FSRU) di daerah Jawa Bagian Barat. Pemanfaatan LNG tersebut nantinya akan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gas domestik khususnya bagi pembangkit listrik milik PLN. Pasokan gas untuk kebutuhan fasilitas tersebut antara lain diharapkan berasal dari sumber gas di Kalimantan Timur dengan total volume sebesar 11,75 juta ton selama 11 tahun. Susunan kepengurusan PT Nusantara Regas sendiri adalah sebagai berikut: a. Direksi : - Direktur Utama : Djohardi Angga Kusumah - Direktur Teknik dan Operasi : Ariadji - Direktur Keuangan dan Adminisrasi : Sutikno b. Dewan Komisaris : - Komisaris Utama : Karen Agustiawan - Komisaris : M. Baskoro PN Dengan berdirinya badan Perusahaan Patungan untuk LNG Receiving Terminal ini diharapkan proses konstruksi fasilitas tersebut dapat dimulai di tahun 2010 ini. "Ke depan PERTAMINA dan PGN berharap dapat terus berperan dalam peningkatan penggunaan gas bumi, sebagai sumber energi yang lebih efisien, bersih dan ramah lingkungan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi domestik." tandasnya (tn01) |





Jakarta, Tambangnews.com.- PT Pertamina (Persero) (“PERTAMINA”) dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (“PGN”) pada Rabu (14/4) lalu telah menandatangani Akta Pendirian “PT Nusantara Regas”, Joint Venture Company Floating Storage and Regasification Terminal (FSRT) gas alam cair (LNG) Jawa Barat.













agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...