Kamis, 24 Mei 2012
Home Berita Utama Komisi VII DPR Minta PLN Tidak Naikan TDL Pengguna di Bawah 1.300 KWH
Komisi VII DPR Minta PLN Tidak Naikan TDL Pengguna di Bawah 1.300 KWH PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 21 April 2010 14:55
         Jakarta, Tambangnews.com. – Komisi VII DPR RI meminta kepada PLN untuk tidak menaikan tarif dasar listrik (TDL), juga memperhatikan dampak kenaikan TDL bagi industri dalam menghadapi persaingan bebas ASEAN Cina (ACFTA).

            “Kenaikan TDL, bagi rumah tangga akan menambah beban masyarakat yang kondisi daya belinya sangat lemah, sedangkan bagi industri akan mengurangi daya saingnya,” kata Pimpinan Komisi VII DPR Effendi Simbolon dalam rapat dengar pendapat dengan PLN di DPR RI Jakarta, Rabu (21/4).
            Dalam hal itu, Dirut PLN Dahlan Iskan mengatakan, tetap mempertahankan subsidi bagi pelanggan kecil/rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 KWH, mengingat daya beli mereka masih lemah.
             “Selain itu tetap mempertahankan daya saing industri dalam negeri dalam menghadapi pesaingan negara tetangga, meski demikian kami meminta kepada mereka untuk melakukan penghematan penggunaan listrik,” katanya
             Untuk itu akan diberikan kelompok tarif tertentu, sehingga mana pengguna listrik yang mendapat subsidi dan mana yang tidak.
              “Dalam hal itu, kami sudah diminta oleh pemerintah membuat kajian untuk pelanggan kecil dengan melakukan survei oleh enam perguruan tinggi, diharapkan survei tersebut akan masuk dalam minggu ini,” katanya.
              Survei tersebut dilakukan terhadap pelanggan 450-900 KWH di semua daerah yang dapat mewakili daerah, dalam memenuhi sample guna mengambil keputusan PLN ke depan.
              Dalam survei dilihat penghasilan dikurangi pengeluarannya dan dibagi dengan penggunaan listriknya, dimana pengguna 450 KWH penghasilannya rata-rata Rp741.500 dengan pengeluaran Rp699.000.
              Dimana dengan konsumsi rata-rata 90 kwh, dengan kemampuan membayar terbanyak Rp521 dan rata-rata dengan Rp562, sedangkan yang dibayar sekarang baru sekitar Rp414.
              Dari survei tersebut masih memungkinkan TDL bisa dirasionalisasi terhadap pengguna kecil tersebut, tapi subsidi tidak berikan kepada pengguna kecil tertentu saja, sehingga kenaikan tidak kepada semua pengguna kecil.
              “Sedangkan untuk perlindungan dan meningkatkan daya saing, kami meminta bantuan kepada LPM UI dengan memperhatikan angka inflasi dari BPS,” katanya. (bipnewsroom/mf/toeb)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 

Berita Terkini

Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR 23 Mei 2012, 23.40 Administrator Nasional
Menteri ESDM Dorong Investor Tingkatkan CSR
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota 23 Mei 2012, 23.31 Administrator Utama
Atasi Antrian BBM Menteri ESDM Akan Tambah Kuota
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan 23 Mei 2012, 23.29 Administrator Utama
DPR Pertanyakan Penyebab Kelangkaan BBM Di Kalimantan
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter 22 Mei 2012, 20.16 Administrator Daerah
David Lilley: PTNNT Bukan Perusahaan Smelter
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT 22 Mei 2012, 20.11 Administrator Daerah
DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Pasang Badan Tolak PTNNT

Berita Terbaru

Last Update:
23-05-2012 16:40
[cached @15:50]