| PLN Masih Sulit Sediakan Listrik Untuk Seluruh Indonesia |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Rabu, 26 Mei 2010 20:36 |
Jakarta, Tambangnews.com. – Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan menyatakan bahwa perusahaannya masih mengalami kesulitan dalam menyediakan listrik di seluruh wilayah Indonesia, meskipun ia berharap dengan adanya langkah-langkah penyehatan perusahaan, PLN bisa menyuplai listrik ke seluruh daerah.Ia menjelaskan, langkah-langkah PLN untuk melakukan penyehatan perusahaan itu adalah pengadaan gas satu juta million metric british thermal unit per day (MMBtud), mengganti sebagian besar mesin diesel, dan mengubah sistem subsidi ke bantuan langsung tunai (BLT) listrik. “Untuk mendapatkan gas satu juta MMBtud, PLN akan membangun terminal penerima atau receiving terminal di PLTGU Tanjung Priok dan PLTGU Muara Karang di Jakarta, kemudian di PLTGU Muara Tawar Bekasi, serta di PLTG Medan,” kata Dahlan Iskan saat RDP dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (26/5). Ia mengemukakan bahwa sebelumnya ada kesepakanatan atara PLN, Pertamina dan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk membangun perusahaan yang akan membangun receiving terminal gas di tiga tempat, namun karena lama tidak terealisasi akibat kesulitan membuat join venture company, maka PLN kemudian mengundurkan diri. Menurut dia, PLN memilih untuk mempersilakan Pertamina dan PGN membuat receiving terminal gas, sedangkan PLN lebih baik menjadi pembeli, yang penting gas tersedia. Dahlan menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan baru bisa mencukupi untuk PLTGU Muara Karang dan PLTG Medan, sedangkan untuk PLTGU Muara Tawar belum bisa dipenuhi. “PLN akan membuat receiving terminal di PLTGU Muara Tawar dengan melakukan tender, sehingga bisa saja bersaing dengan Pertamina dan PGN yang membangun receiving terminal di PLTG Medan dan PLTGU Tanjung Priok,” katanya. Ia menambahkan, untuk menyehatkan perusahaan, pihaknya juga akan membangun pipanisasi ke beberapa PLTG di Semarang atau Tambak Lorong, sehingga perusahaan bisa Rp 3 triliun dalam satu tahun. Selain itu, juga mengusahakan “coal gasification”, yaitu proses mengubah batu bara padat menjadi gas batu bara yang mudah terbakar, selain itu juga PLN juga merencanakan membangun PLTU di 70 kota di Indonesia untuk memperoleh tambahan gas. “Kami sedang membangun PLTU kecil di 70 kota di Indonesia. Dari PLTU ini diharapkan kami memperoleh gas sebagai pengganti BBM yang mahal. Bahkan akan dikembangkan menjadi sekitar 150 PLTU,” katanya. Langkah lain yang akan dilakukan adalah memulai proyek pembangkit listrik tenaga surya di lima pulau, yaitu di Banda, Bunaken, Belawan, Wakatobi, dan Gilitrawangan. “Kami targetkan akhir tahun ini di lima pulau itu sudah bisa disuplai oleh listrik dari tenaga surya. Karena ini menjadi daerah proyek percontohan, maka di lima pulau itu tidak boleh ada listrik kecuali dari tenaga surya,” katanya. (BIPnewsroom/T.wd/ysoel) |





Jakarta, Tambangnews.com. – Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan menyatakan bahwa perusahaannya masih mengalami kesulitan dalam menyediakan listrik di seluruh wilayah Indonesia, meskipun ia berharap dengan adanya langkah-langkah penyehatan perusahaan, PLN bisa menyuplai listrik ke seluruh daerah.













agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...