| Alokasi Domestik Donggi Senoro Sekitar 25-30% |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Selasa, 15 Juni 2010 10:16 |
|
“Dari Menko Perekonomian (komposisi) 70:30, dari Wapres minimal 25% (untuk domestik) dan dari saya, insya Allah antara itu, 25 sampai 30 (persen),” kata Darwin usai konferensi pers mengenai TDL di Kementerian ESDM, Senin (14/6). Ia menjelaskan, domain pemerintah cq MESDM dan jajarannya adalah menentukan besaran alokasi gas untuk ekspor dan domestik. Saat ini, Tim Donggi Senoro yang dipimpin Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo serta staf ahli MESDM bidang hukum, sedang melakukan evaluasi satu per satu hal-hal terkait Donggi Senoro. “Seperti apakah biayanya terlalu tinggi atau tidak, kemudian apakah ada permasalahan persaingan tidak sehat,” imbuh Darwin. Darwin mengakui, pemerintah tidak cepat mengambil keputusan mengenai Donggi Senoro. Itu didasari karena pemerintah memilih bersikap hati-hati serta keputusan mengenai alokasi gas tersebut, harus bisa dipertanggungjawabkan. “Jadi pelan ini untuk hati-hati dan bertanggung jawab. Bukan untuk menggantung-gantung,” tegasnya. Mengenai permintaan PT PLN agar mendapat alokasi gas yang lebih besar, menurut Darwin, PLN merupakan sektor atau perusahaan yang mendapat prioritas utama diberikan gas. Setelah itu baru pabrik pupuk. Namun demikian, hal itu juga tergantung pada tekno-ekonomi serta kemampuan BUMN tersebut menyerap volume gas dan faktor harga. ( Ditjen Migas ) |



















agkzimzl http://paydayloanslts.com/ p...
juga penambangan batu galena secara i...
banyak sekali penambangan batu galena...
punvbrjs http://paydayloanslts.com/ p...
glhjbr http://paydayloanslts.ca/ payd...